Drama sedang memuncak di balik layar 'All the Queen's Men' milik BET+ saat aktor Skyh Alvester Black mengirim surat cease-and-desist kepada pencipta acara Christian Keyes atas dugaan fitnah. Black menuduh Keyes menyebarkan kebohongan tentang perilakunya di lokasi syuting, menuntut penarikan dan permintaan maaf. Perseteruan ini berasal dari klaim publik Keyes bahwa Black mabuk selama syuting.
Wah sayang, lokasi syuting 'All the Queen's Men' menyajikan kekacauan lebih dari reuni TV realitas! 😤 Menurut TMZ, Skyh Alvester Black—yang memerankan Addiction Anthony di drama BET+—telah menyewa firma Marty Singer untuk mengirim surat cease-and-desist kepada pencipta Christian Keyes. Ini adalah 'kesempatan pertama dan terakhirnya untuk menghindari gugatan hukum,' mereka peringatkan, menyebut pernyataan Keyes sebagai 'fitnah textbook'.Semua ini dimulai bulan lalu dengan posting Facebook yang kini dihapus dari Keyes, di mana ia membocorkan bahwa Black diduga datang 'stoned seperti layang-layang' ke lokasi dan bahkan membanggakannya. Dalam video YouTube viral (bukan dijalankan oleh Keyes, tapi timnya tetap bertanggung jawab), Keyes membahas ekspansi universe ATQM dengan spin-off dan prekuel ke jaringan lain. Tapi ia secara spesifik menyindir Black, berkata, 'Kamu tidak boleh datang mabuk dan membanggakan itu, jadi ya... Alvester Black tidak akan kembali. Skyh tidak akan kembali. Dia akan ditulis keluar karena itu dan alasan lain.'Keyes menggandakan taruhan: 'Kamu tidak tertawa di muka saya tentang betapa stoned-nya kamu di acara saya... jadi dia akan ditulis keluar.' Black membalas, bersikeras dia tidak dipecat—acara itu hanya dibatalkan oleh BET+—dan mengklaim Keyes marah karena Black menuduhnya mengintimidasi anggota pemeran. Keyes bahkan mengakui di video bahwa ia 'abrasif,' membentak aktor karena improvisasi: 'Kamu tidak seharusnya improvisasi, dan ini ACARA SAYA, ini bukan jam komedi stand-up.'Tuntutannya jelas: tarik postingan, terbitkan penarikan segera dan permintaan maaf yang mengakui klaim itu tidak akurat, dan diam soal fitnah lebih lanjut. Posting Facebook hilang, tapi klip YouTube itu masih ada seperti parfum busuk. Tidak ada permintaan maaf dari Keyes per 26 Januari 2026. Bahkan dengan semua kuda ratu dan semua orang ratu, bisakah kolaborasi ini disatukan kembali? 👀