Seorang tentara dan istrinya didakwa atas kematian putra mereka akibat kelaparan

Seorang tentara aktif Angkatan Darat AS dan istrinya ditangkap atas dakwaan federal termasuk pembunuhan melalui penyiksaan anak setelah putra mereka meninggal karena kelaparan di sebuah pangkalan militer di Georgia pada bulan Januari.

Ladarrion McCray, 23, dan Emma Bradshaw, 22, menghadapi berbagai dakwaan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Tengah Georgia. Jaksa menduga pasangan tersebut dengan sengaja tidak memberi makan putra mereka dari tanggal 14 Januari hingga 28 Januari, yaitu tanggal kematian sang anak.

Surat dakwaan menyatakan bahwa McCray dan Bradshaw mengetahui gejala kurang gizi yang dialami anak tersebut namun memberikan pernyataan palsu kepada para penyelidik. McCray, yang telah dipindahtugaskan ke Fort Benning, tinggal di pangkalan tersebut bersama istrinya yang sedang hamil.

Para penyelidik juga menemukan bukti kekejaman terhadap hewan di rumah pasangan tersebut. Dua ekor anjing menunjukkan tanda-tanda kekurangan gizi yang parah, dan seekor anjing dachshund ketiga ditemukan dibuang di tempat sampah setelah mati kelaparan.

Selain dakwaan terkait anak, kedua terdakwa juga dituduh melakukan penganiayaan hewan, kekejaman terhadap hewan tingkat berat, dan dua dakwaan kekejaman terhadap hewan. McCray kini menghadapi proses pemberhentian dari Angkatan Darat AS.

Artikel Terkait

Daniel Ash dan Amber Murphy mengaku bersalah minggu ini atas dakwaan pembunuhan tingkat dua terkait kematian putra mereka yang berusia 2 tahun, Charles Wayne Ash, karena kelaparan.

Dilaporkan oleh AI

Dua orang tua di California masing-masing dijatuhi hukuman 15 tahun hingga seumur hidup penjara atas kematian bayi perempuan mereka yang berusia tiga bulan akibat kelaparan.

Seorang wanita berusia 21 tahun asal Cincinnati kini berada di penjara setelah pihak berwenang menyatakan bahwa ia meninggalkan putrinya sendirian di rumah saat bekerja sif malam, yang menyebabkan anak tersebut mengalami malnutrisi berat dan cedera.

Dilaporkan oleh AI

Sepasang suami istri di Utah menghadapi dakwaan setelah pihak berwenang menyatakan mereka menyiksa putra mereka yang berusia 11 tahun hingga tewas, kemudian mencoba merekayasa tempat kejadian seolah-olah terjadi gantung diri.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak