Pasangan Arizona didakwa atas kematian balita akibat air panas

Seorang ibu di Arizona dan kekasihnya menghadapi dakwaan pembunuhan dan kekerasan terhadap anak setelah diduga menyiramkan air panas ke tubuh putra wanita tersebut yang berusia 22 bulan, yang menyebabkan luka bakar hingga berujung pada kematian akibat infeksi.

Artnesia Aaliyah Baptist (24) dan Alexsander Byrne (21) dituduh menyebabkan luka bakar parah pada bocah laki-laki tersebut pada 3 April di Mesa. Polisi menyatakan bahwa luka-luka itu menutupi 40 persen tubuhnya dan menyerupai bekas siraman air panas di kepala hingga ke leher, bahu, dada, punggung, dan pinggul. Menurut pernyataan tertulis kemungkinan penyebab (probable cause affidavit), pasangan tersebut menyembunyikan luka bakar itu dari ayah sang anak dan menolak memberikan perawatan medis karena takut akan keterlibatan Layanan Perlindungan Anak (Child Protective Services).

Artikel Terkait

An Arizona woman has been charged with murdering her 15-month-old son after she allegedly threw the child into his crib and later concealed the body in a hotel freezer. Ochra Manakaja, 31, called police from a Flagstaff hotel room and confessed to the killing.

Dilaporkan oleh AI

Laneasha Walker, a 24-year-old Ohio mother, faces three counts of child endangerment after police accused her of pouring scalding hot water on her young son, causing second-degree burns over 10% of his body. The boy was taken to Cincinnati Children's Hospital, where staff found evidence of both old and new injuries. Walker allegedly tried to hide the burns with socks and diapers.

A 20-year-old California woman has been sentenced to 15 years in prison after her 1-year-old son died from heat exposure in a vehicle. Maya Hernandez left her two young children in the car while she underwent a procedure at a medical spa in Bakersfield. The incident occurred on June 29, 2025, leading to charges of involuntary manslaughter.

Dilaporkan oleh AI

An Alabama man is charged with manslaughter after authorities say he left his 1-year-old son to die in a hot car at their home while temperatures reached the mid-90s.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak