Ibu di Arizona ditangkap karena membunuh bayi laki-lakinya dan menyembunyikan jasadnya di dalam freezer

Seorang wanita di Arizona telah didakwa melakukan pembunuhan terhadap putranya yang berusia 15 bulan setelah ia diduga melemparkan anak tersebut ke dalam ranjang bayinya dan kemudian menyembunyikan jasadnya di dalam freezer hotel. Ochra Manakaja, 31, menelepon polisi dari kamar hotel di Flagstaff dan mengaku telah melakukan pembunuhan tersebut.

Polisi menyatakan bahwa Manakaja memberi tahu petugas bahwa ia merasa frustrasi karena tangisan anak laki-lakinya pada 29 April dan melemparkannya ke ranjang bayi. Menurut dokumen pengadilan, ia kemudian mengakui telah memukul dan menampar anak tersebut. Anak itu dilaporkan sempat muntah, mengalami demam, dan berhenti bernapas, namun ia tidak mencari bantuan medis karena takut akan mendapat masalah.

Artikel Terkait

An Arizona mother and her boyfriend face murder and child abuse charges after allegedly pouring scalding water on the woman's 22-month-old son, causing burns that led to his death from infection.

Dilaporkan oleh AI

A 32-year-old man in Tucson, Arizona, faces first-degree murder charges after allegedly strangling his 28-year-old girlfriend to death in front of their three young children. Police arrested Martine Mayorquin at the scene on the 600 block of North Dodge Boulevard. The victim, Katlynne Roy, was pronounced dead from apparent strangulation trauma.

A 23-year-old Aurora woman faces child abuse charges resulting in death after she allegedly left her son with a man for boot camp-style discipline.

Dilaporkan oleh AI

A 30-year-old man in Clermont County, Ohio, faces murder and other charges in the death of his 4-month-old daughter last December. Authorities allege Marcellaus Nekie Malone suffocated the infant through tight swaddling after months of abuse. He is held on $1 million bond ahead of a court appearance next week.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak