Christopher Ebanks, 32, menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat pertama dan penculikan setelah diduga membunuh seorang pria dengan kapak di sebuah apartemen di Phoenix pada 7 Mei. Polisi menyatakan bahwa ia memaksa pacar korban untuk membantu membuang jenazah tersebut.
Polisi Phoenix menangkap Ebanks setelah pacar korban melaporkan kejadian itu kepada ayahnya, yang kemudian menghubungi pihak berwenang. Petugas menemukan sisa-sisa jenazah korban di dalam koper di apartemen Ebanks, termasuk tubuh yang dimutilasi tanpa kepala dan tangan. Pacar korban mengatakan kepada penyelidik bahwa Ebanks telah memerintahkannya untuk membersihkan tempat kejadian perkara dan membungkus jenazah dengan karpet serta kasur udara sebelum memindahkannya ke dalam lemari.