Pria di Arizona didakwa melakukan pembunuhan akibat insiden kemarahan di jalan raya

Gustavo Elias menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat dua setelah diduga menabrakkan Chevrolet Tahoe miliknya ke sepeda motor yang dikendarai Dezjon Hamilton di Chandler, Arizona, yang menewaskan pria berusia 21 tahun yang tengah menantikan kelahiran anaknya tersebut. Polisi mengatakan insiden itu dipicu oleh konfrontasi mengenai suara mesin yang digeber, dengan dua anak berada di dalam kendaraan Elias. Hamilton dinyatakan mengalami mati batang otak dan alat penunjang hidupnya dilepas pada akhir pekan.

Tabrakan tersebut terjadi di Ray Road di Chandler, tempat Gustavo Elias, 29 tahun, dituduh sengaja menabrak sepeda motor Dezjon Hamilton dengan Chevrolet Tahoe berwarna putih miliknya. Menurut surat pernyataan penyebab dugaan, konfrontasi bermula di persimpangan Arizona dan Ray Road ketika Hamilton diduga menggeber mesin motornya secara berlebihan di depan SUV milik Elias. Elias mengatakan kepada penyelidik, melalui seorang penerjemah bahasa Spanyol, bahwa ini bukan insiden pertama, seraya menyebutkan adanya ejekan sebelumnya di tempat parkir Walmart. Kedua pria tersebut tinggal di kompleks apartemen yang sama dan telah berselisih beberapa kali sebelumnya, kata Elias, seraya menambahkan bahwa Hamilton sering menggeber mesinnya dengan keras dan memacu kendaraan dengan kencang di tempat parkir tersebut. Elias mengaku telah mengonsumsi 12 bir Corona dan kokain sebelum kejadian. Dua anak—anak tiri Elias dan teman dari anaknya—berada sebagai penumpang di dalam Tahoe. Setelah menunggu di gerbang keamanan kompleks apartemen mereka, kedua kendaraan berbelok ke kiri menuju Ray Road arah barat dan berhenti di lampu merah di Arizona Avenue. Di sana, Hamilton dilaporkan memundurkan motornya dan menggeber mesinnya lagi. Saat mereka melanjutkan perjalanan ke arah barat, Elias menyalip sepeda motor tersebut. Di Hartford Street, motor tersebut melaju di samping sisi penumpang dan menabrak Tahoe, yang mungkin mematahkan kaca spion, menurut pernyataan tersebut. Saksi mata melihat keduanya mengebut, dengan Elias berakselerasi untuk mengejar. Dia kemudian berpindah jalur ke kiri sepeda motor sebelum berbelok ke kanan dan menabraknya, menurut laporan anak-anak tersebut. Surat pernyataan menyimpulkan bahwa Elias melakukan hal ini dengan sengaja, mengetahui bahwa kecepatan dan berat kendaraannya dapat menyebabkan cedera serius, meskipun ada anak-anak di dalam kendaraannya. Tes napas menunjukkan kadar alkohol dalam darah Elias sebesar 0,158, hampir dua kali lipat dari batas legal Arizona sebesar 0,08. Dia adalah warga negara Meksiko yang ditahan dengan jaminan tunai sebesar 500.000 dolar AS. Hamilton mengalami cedera servikal yang fatal, dipasangi ventilator, dan dinyatakan mati batang otak. Keluarganya melepas alat penunjang hidup setelah dokter menyatakan dia tidak akan sadar kembali. Pacar Hamilton yang sedang hamil kini harus membesarkan anak mereka tanpa dia, menurut laman GoFundMe untuk keluarga tersebut. Di tempat kejadian, Elias mengatakan kepada seorang pria yang berteriak, 'Saya tahu ini salah saya.'

Artikel Terkait

Seorang pria berusia 23 tahun didakwa pembunuhan setelah penembakan fatal di persimpangan Tyler yang digambarkan polisi sebagai insiden kemarahan jalan. Korban, seorang penumpang berusia 29 tahun di Tesla, meninggal akibat luka-lukanya di rumah sakit setempat. Pihak berwenang menahan tersangka di penjara pada malam yang sama.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pengemudi berusia 19 tahun tewas ditembak di Albuquerque setelah seorang pria berusia 31 tahun diduga berulang kali melakukan pengereman mendadak di depannya sebelum melepaskan tembakan. Cecilio Lopez menghadapi berbagai dakwaan, termasuk pembunuhan terbuka, atas kematian Roman Valenciano. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis sore di San Mateo Boulevard.

Seorang pria dari Fresno dijatuhi hukuman 19 tahun hingga seumur hidup di penjara setelah menyebabkan kecelakaan mobil mematikan saat mengemudi dalam keadaan mabuk dan melarikan diri dari lokasi kejadian. Shane Shahan menerobos lampu merah dengan kecepatan hampir 80 mph, menewaskan penumpang Jesse Espino, dan menoleh ke puing-puing sebelum kabur. Ia dinyatakan bersalah atas pembunuhan derajat dua dan tuduhan lainnya setelah deliberasi juri yang singkat.

Dilaporkan oleh AI

Roberto Hernández, a 52-year-old deliveryman, died after being hit and dragged by a car in Iztapalapa on January 3. The vehicle, a blue Honda City, was found abandoned in Nezahualcóyotl without occupants. Motorcyclists protested demanding justice for the incident.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak