Pria asal Washington dituduh menyalahkan teman yang tewas atas kecelakaan fatal

Seorang pria berusia 22 tahun asal Spokane menghadapi dakwaan pembunuhan kendaraan setelah kecelakaan pada bulan Mei yang menewaskan temannya dan melukai orang lain. Jaksa mengatakan dia awalnya mencoba menyalahkan korban sebelum mengakui bahwa dia yang mengemudikan kendaraan tersebut.

Salom Batlok didakwa atas satu tuduhan pembunuhan kendaraan terkait kematian Dewayne Aiseia yang berusia 21 tahun serta dua tuduhan penyerangan kendaraan. Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 pada tanggal 8 Mei di dekat W. Airport Drive dan S. Spotted Road di Spokane ketika mobil BMW milik Batlok menabrak tiang.

Artikel Terkait

Seorang pria Minnesota berusia 33 tahun telah didakwa dengan pembunuhan tingkat dua karena kelalaian setelah kekasihnya meninggal dunia akibat kecelakaan kendaraan pada 2 Mei. Allen Michael Alberts dituduh menunda bantuan medis untuk Nichole Shoultz yang berusia 40 tahun saat melanggar perintah larangan kontak.

Dilaporkan oleh AI

Douglas Proehl, seorang pria berusia 69 tahun asal Wisconsin, mengaku tidak bersalah atas dakwaan termasuk pembunuhan akibat penggunaan kendaraan dalam keadaan mabuk setelah kecelakaan pada bulan Januari yang menewaskan Chloe Bishop yang berusia 17 tahun dan mencederai ayahnya. Polisi melaporkan kadar alkohol dalam darahnya adalah 0,115, melebihi batas legal, dan ia tampak lebih memedulikan truk barunya daripada para korban. Ia tetap berada dalam tahanan setelah seorang hakim menolak permohonan pengurangan jaminan.

Seorang wanita berusia 32 tahun asal Maryland, Lydia Hanson, dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara atas dakwaan kelalaian yang menyebabkan kematian saat mengemudi dalam keadaan mabuk hingga menewaskan Richard Snyder yang berusia 78 tahun. Kecelakaan fatal tersebut terjadi pada 16 Maret 2025, satu hari setelah Hanson didakwa karena menyetir di bawah pengaruh alkohol (DUI) hanya beberapa mil dari lokasi kejadian. Kadar alkohol dalam darahnya tercatat 0,34, lebih dari empat kali lipat batas hukum yang diizinkan, sementara ia melaju dengan kecepatan 99 mph di zona 55 mph.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pengemudi berusia 19 tahun di Aurora, Colorado, telah mengaku bersalah atas dakwaan terkait kecelakaan mobil fatal tahun lalu yang menewaskan seorang ibu dan putri remajanya. Olvin Lidenis Carcamo-Meza mengakui kesalahannya setelah pihak berwenang menyatakan ia menerobos lampu merah dengan kecepatan 121 mph di zona 40 mph. Ia terancam hukuman hingga 40 tahun penjara pada sidang vonis 1 Juni mendatang.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak