Pria California didakwa pembunuhan setelah kecelakaan yang menewaskan putranya

Edgar Banuelos, 37, menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat dua dan tuduhan lainnya setelah diduga melaju dengan kecepatan 100 mil per jam dalam kondisi mabuk, yang menyebabkan kecelakaan maut yang menewaskan putranya yang berusia 16 tahun di Monterey County. Kepolisian Jalan Raya California menyatakan insiden pada 3 April di Meridian Road tersebut melibatkan Banuelos yang kehilangan kendali atas sedan Volkswagen miliknya. Ia mengaku tidak bersalah dalam persidangan minggu ini.

Pada malam 3 April, Edgar Banuelos sedang mengemudi ke arah barat di Meridian Road, sebelah timur Revilla Drive, sebuah wilayah tidak terinkorporasi di Monterey County sekitar 20 mil di timur laut Monterey, menurut Kepolisian Jalan Raya California. Pihak berwenang menyatakan bahwa ia melaju dengan kecepatan 100 mil per jam di zona 25 mil per jam ketika ia kehilangan kendali, keluar dari jalan, melayang di atas bukit kecil, dan menabrak pohon. Sedan Volkswagen tersebut terbakar saat benturan, menewaskan putranya yang berusia 16 tahun, Edgar Jeremiah Banuelos-Gonzalez, yang terjebak di dalam kendaraan. Banuelos memiliki kandungan alkohol dalam sistem tubuhnya, menurut laporan Kantor Sheriff Monterey County. Putra-putranya yang lain, berusia 14 dan 7 tahun, selamat dengan luka sedang dan dirawat di rumah sakit San Jose, sementara Banuelos sendiri mengalami luka berat. Jaksa penuntut Monterey County mengajukan dakwaan pada hari Senin, termasuk masing-masing satu dakwaan pembunuhan tingkat dua dan kelalaian mengemudi hingga menyebabkan kematian dalam kondisi mabuk, serta tiga dakwaan kekerasan terhadap anak. Dalam sidang pengadilan hari Rabu, Wakil Kepala Jaksa Wilayah Berkley Brannon menggambarkan kasus tersebut melibatkan 'pengabaian yang disengaja dan sembrono terhadap nyawa manusia,' seraya mencatat kecepatan tinggi di area perumahan dekat rumah Banuelos. 'Ketika Anda menggabungkannya dengan mengemudi pada kecepatan ini di area perumahan, hal itu merupakan pembunuhan,' kata Brannon. Banuelos mengaku tidak bersalah. Ibu anak-anak tersebut, Jessica Gonzalez, telah menyerukan pengampunan. 'Kami tidak memiliki ruang untuk kebencian di hati kami,' katanya, seraya menambahkan bahwa dakwaan pembunuhan 'menghancurkan hati saya' karena 'Edgar selalu ada untuk anak-anaknya.' Ia menggambarkan mendiang putranya sebagai anak yang hebat dan atlet yang membawa senyuman bagi semua orang. Banuelos ditahan di Penjara Monterey County dengan jaminan sebesar $1,4 juta, dengan tanggal sidang berikutnya ditetapkan pada 6 Mei.

Artikel Terkait

A hit-and-run driver in Fresno, California, pushed a car carrying a mother and her 9-year-old son into a canal, killing both, authorities say. Timothy Seth Chavez, 22, faces charges of vehicular manslaughter and felony hit-and-run. The victims were Martha Hernandez, 41, and her son Adrian.

Dilaporkan oleh AI

A Florida man has been sentenced to 25 years in prison for driving drunk at high speed and causing a fatal crash that killed a mother of two. Cesar Navarrete pleaded guilty to DUI manslaughter and other charges related to the November 2024 incident in Bradenton. The crash occurred just a block from the victim's home.

A 19-year-old driver in Oregon allegedly caused a fatal crash while intoxicated, killing a teenage passenger and seriously injuring another. Oscar Regis faces multiple charges including manslaughter after speeding and threatening others on the road. The incident occurred on February 9 in Hillsboro.

Dilaporkan oleh AI

Jose Luis Rodriguez, a 61-year-old from Pennsylvania, pleaded guilty to first-degree murder in the deaths of a couple and their one-year-old son, receiving three consecutive life sentences without parole. The killings occurred in September 2025, after Rodriguez shot the mother in his car, drowned the toddler in a pond, and later killed the father. Berks County authorities described the child's death as particularly horrific.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak