Square Yards umumkan pendapatan sebesar Rs 2.086 crore untuk tahun fiskal 2026

Perusahaan real estat Square Yards telah melaporkan pendapatan sebesar Rs 2.086 crore untuk tahun fiskal 2026, yang mencerminkan pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 48%. EBITDA perusahaan melonjak 3,7 kali lipat menjadi Rs 176 crore, dengan margin yang meningkat menjadi 8%. India menyumbang 88% dari total pendapatan.

Square Yards, sebuah platform real estat yang beroperasi di pasar termasuk Bangalore, Mumbai, Pune, dan Delhi NCR, mengumumkan hasil keuangan untuk tahun fiskal 2026. Perusahaan mencapai pendapatan sebesar Rs 2.086 crore, naik 48% dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menggarisbawahi kinerja yang kuat di sektor real estat India, yang tetap menjadi pasar utama perusahaan, dengan kontribusi sebesar 88% dari keseluruhan pendapatan. EBITDA untuk tahun ini mencapai Rs 176 crore, yang menandai peningkatan sebesar 3,7 kali lipat. Margin meningkat secara signifikan menjadi 8%, menyoroti efisiensi operasional yang lebih baik. Pengumuman tersebut, sebagaimana diberitakan oleh The Economic Times, menunjukkan posisi Square Yards yang semakin kuat di tengah kondisi pasar yang menguntungkan di India. Tidak ada rincian lebih lanjut mengenai profitabilitas atau prospek masa depan yang diberikan dalam pengungkapan awal. Hasil ini menempatkan Square Yards sebagai pemain kunci dalam lanskap real estat India yang kompetitif.

Artikel Terkait

Illustration of Adobe's financial success with revenue charts and AI elements in a corporate setting.
Gambar dihasilkan oleh AI

Adobe mencatat pendapatan kuartal kedua yang memecahkan rekor dan meningkatkan panduan setahun penuh

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Adobe mencatatkan hasil kuartal kedua yang kuat untuk tahun fiskal 2026, dengan pendapatan mencapai rekor sebesar $6,62 miliar. Perusahaan melampaui estimasi dan meningkatkan proyeksi pendapatan setahun penuh di tengah percepatan pertumbuhan yang didorong oleh AI.

Steel Authority of India mencatat peningkatan tajam laba bersih untuk kuartal keempat tahun fiskal 2026. Laba konsolidasian setelah pajak naik 47% secara tahunan menjadi 1.835 crore rupee. Pendapatan tumbuh 5% selama periode yang sama.

Dilaporkan oleh AI

Birla Corporation melaporkan peningkatan laba bersih sebesar 15% secara tahunan untuk kuartal yang berakhir pada bulan Maret. Pendapatan meningkat tipis sementara perusahaan mengumumkan pembagian dividen.

Sembilan perusahaan smallcap di BSE memberikan kinerja luar biasa pada kuartal Maret 2026, dengan laba bersih melonjak lebih dari 50% secara tahunan dan harga saham naik 50% hingga 170% dalam setahun terakhir. Empat dari saham-saham ini menjadi multibagger, memberikan imbal hasil lebih dari dua kali lipat bagi investor. Data dari ACE Equity menyoroti momentum ini di tengah hasil yang beragam dari 168 perusahaan yang melaporkan laporan keuangan.

Dilaporkan oleh AI

Multi Commodity Exchange of India mencatatkan kenaikan tajam dalam pendapatan untuk kuartal yang berakhir pada bulan Maret. Laba bersih konsolidasian mencapai 530 crore rupee, naik 291 persen dari tahun sebelumnya. Bursa tersebut juga mengumumkan dividen sebesar 8 rupee per saham.

Ekonomi India berekspansi sebesar 7,8 persen pada kuartal Maret, melampaui perkiraan dan mengangkat pertumbuhan setahun penuh untuk tahun fiskal 2026 menjadi 7,7 persen. Hasil ini didukung oleh investasi dan konsumsi swasta yang kuat.

Dilaporkan oleh AI

Reliance Industries telah menjadi perusahaan India pertama yang melampaui $10 miliar dalam laba tahunan, dengan melaporkan rekor laba bersih sebesar Rs 95.610 crore untuk tahun fiskal 2026. Bisnis konsumen konglomerat tersebut, termasuk Jio dan Reliance Retail, mendorong pertumbuhan yang kuat meskipun terjadi penurunan kuartalan di segmen minyak-ke-kimia. Reliance Retail kini telah melampaui 20.000 gerai.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak