Laba kuartal keempat RBL Bank melonjak 233% menjadi Rs 230 crore

RBL Bank mengumumkan peningkatan laba bersih kuartal keempat hingga tiga kali lipat, mencapai Rs 230 crore, naik 233% dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh ekspansi bisnis yang kuat dan kualitas aset yang lebih baik, meskipun margin bunga bersih mengalami penurunan. Kredit bersih naik 23% secara tahunan, dipimpin oleh segmen ritel.

RBL Bank mencatatkan laba bersih sebesar Rs 230 crore untuk kuartal keempat, yang menandai kenaikan 233% dibandingkan periode tahun sebelumnya. Pihak bank mengaitkan lonjakan tersebut dengan pertumbuhan bisnis yang kokoh dan perbaikan kualitas aset, sebagaimana dilaporkan oleh The Economic Times. Kredit bersih berkembang sebesar 23% secara tahunan, dengan portofolio ritel memainkan peran kunci dalam kinerja ini. Direktur utama bank tersebut, R Subramaniakumar, disebut terkait dengan hasil tersebut, bersamaan dengan penyebutan keputusan dividen dewan direksi dan rasio kredit bermasalah bersih (NPA), meskipun angka spesifik untuk hal ini tidak dirinci dalam laporan awal. Terlepas dari penurunan margin bunga bersih, metrik keuangan secara keseluruhan menunjukkan kemajuan yang solid.

Artikel Terkait

Bank of Baroda reported an 11.2 percent increase in consolidated profit for the fourth quarter. Profit after tax reached Rs 5,616 crore, helped by higher net interest income and improved asset quality.

Dilaporkan oleh AI

ICICI Bank reported a 9% increase in net profit for the March 2026 quarter, reaching Rs 13,702 crore. The rise was fueled by steady loan growth and a sharp decline in provisions. Total advances grew 16%, bolstered by business banking and rural segments.

Tata Steel posted a consolidated net profit of Rs 2,965 crore for the March-ended quarter. This figure represents a 147 percent increase from Rs 1,201 crore a year earlier. Revenue rose 13 percent over the same period.

Dilaporkan oleh AI

Banco do Brasil reported an adjusted net profit of R$3.4 billion for the first quarter of 2026 on Wednesday. The result marks a 54% drop from the same period last year and came in below market forecasts. Rising defaults in agribusiness drove higher provisions and prompted the bank to lower its full-year profit guidance.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak