State Bank of India berencana untuk mempertahankan margin bunga bersih di atas 3 persen pada tahun fiskal mendatang melalui penetapan ulang harga deposito serta percepatan pertumbuhan kredit ritel dan UMKM.
Pemberi pinjaman tersebut memperkirakan biaya pendanaan yang melonggar akan mendukung tujuan ini, meskipun pertumbuhan deposito giro dan tabungan yang lebih lambat mungkin memaksa penggunaan deposito berjangka dengan biaya lebih tinggi secara lebih besar. Para pejabat di bank tersebut mengatakan mereka akan mempercepat penyaluran kredit ritel dan UMKM untuk meningkatkan imbal hasil serta menghasilkan pendapatan biaya tambahan yang dapat membantu mengimbangi tekanan margin.