Bajaj Finance naikkan suku bunga deposito saat Shriram berencana melakukan pemangkasan

Investor ritel di India menghadapi strategi suku bunga deposito yang berbeda dari dua perusahaan keuangan non-bank utama. Bajaj Finance telah menaikkan suku bunganya hingga 45 basis poin untuk meningkatkan penggalangan dana. Sementara itu, Shriram Finance berencana menurunkan suku bunga sebesar 15-35 basis poin setelah adanya peningkatan peringkat.

Bajaj Finance, sebuah perusahaan keuangan non-bank terkemuka, telah menaikkan suku bunga depositornya hingga 45 basis poin. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat upaya penggalangan dana di tengah minat investor ritel terhadap pilihan pendapatan tetap. Penyesuaian ini dilakukan karena deposito korporasi tetap menjadi sumber pendanaan utama bagi perusahaan semacam itu, menurut rincian dari artikel The Economic Times mengenai strategi NBFC. Shriram Finance, NBFC terkemuka lainnya, mengambil pendekatan yang kontras. Perusahaan berencana untuk mengurangi suku bunga depositornya sebesar 15 hingga 35 basis poin setelah peningkatan peringkat baru-baru ini. Keputusan ini mencerminkan peningkatan kelayakan kredit, yang memungkinkan Shriram untuk menurunkan biaya sembari tetap menjaga daya tarik investor. Langkah-langkah yang berbeda ini menyoroti dilema bagi investor ritel yang menavigasi opsi deposito NBFC. Kenaikan Bajaj bertujuan untuk menarik lebih banyak dana dengan cepat, sementara rencana pemangkasan Shriram menandakan kepercayaan diri pasca-peningkatan peringkat. Tidak ada tanggal penerapan khusus untuk pemangkasan Shriram yang dirinci.

Artikel Terkait

News illustration of Bank Indonesia raising the BI Rate to 5.75 percent during a board meeting.
Gambar dihasilkan oleh AI

Bank Indonesia raises BI Rate by 25 basis points to 5.75 percent

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Bank Indonesia decided to raise its benchmark BI Rate by 25 basis points to 5.75 percent during the June 2026 Board of Governors meeting.

State Bank of India plans to maintain net interest margins above 3 percent in the coming fiscal year through deposit repricing and faster growth in retail and MSME loans.

Dilaporkan oleh AI

Indian firms are turning to bank financing as corporate bond yields climb. Bank lending rates have held steady, making loans more appealing. Growth in wholesale lending at major banks highlights the change.

Banking system liquidity has dropped to its lowest level this fiscal year, pushing up money market rates. Advanced tax outflows triggered the decline. The Reserve Bank of India is offering temporary support through variable rate repo operations.

Dilaporkan oleh AI

Indian banks have requested the Reserve Bank of India to lift a restriction on guarantees. The goal is to revive a deposit scheme and attract more funds from the Indian diaspora.

Traders have shifted to bullish positions on Indian banks following measures by the Reserve Bank of India to allow foreign currency borrowing. Bank Nifty rose 4.25 percent last week, outperforming the broader Nifty index.

Dilaporkan oleh AI

The Ministry of Finance awarded $900 billion in a short-term bond auction at a cut-off rate of 12.99%.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak