Kotak Mahindra Bank akan mengakuisisi bisnis ritel Deutsche Bank di India

Kotak Mahindra Bank siap mengakuisisi operasi ritel Deutsche Bank di India dengan nilai sekitar Rs 4.500 crore. Kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat basis pinjaman dan simpanan ritel Kotak. Langkah Deutsche Bank ini sejalan dengan strategi globalnya untuk merampingkan operasional.

Kotak Mahindra Bank berencana untuk mengakuisisi operasi ritel Deutsche Bank di India dalam sebuah transaksi yang bernilai sekitar Rs 4.500 crore. Akuisisi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan Kotak dalam pinjaman ritel dan memperluas basis simpanannya secara signifikan. Bagi Deutsche Bank, divestasi ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk merampingkan operasional globalnya dengan keluar dari segmen ritel tertentu. Kesepakatan ini menggarisbawahi tren konsolidasi yang sedang berlangsung di sektor perbankan India, di mana pelaku domestik seperti Kotak memposisikan diri untuk pertumbuhan dalam layanan ritel. Belum ada jadwal spesifik untuk penyelesaian transaksi yang dirinci dalam laporan yang tersedia.

Artikel Terkait

Illustration of corrupt bank officials, government workers, and intermediaries plotting Rs 950 crore fraud using fake documents in Chandigarh banks, with CBI investigators nearing.
Gambar dihasilkan oleh AI

Key players behind multiple bank frauds in Chandigarh and Haryana

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Nearly Rs 950 crore in public funds have been siphoned off in multiple frauds involving IDFC First Bank, Kotak Mahindra Bank and others in Chandigarh and Haryana. Investigations reveal a collusive network of bank officials, government employees and private intermediaries using fake fixed deposits, forged documents and shell firms. The Haryana government has asked the CBI to take over the probe.

HDFC Bank mengumumkan kinerja yang stabil pada kuartal keempat, dengan deposito meningkat 15% dari tahun ke tahun dan penyaluran kredit naik 12%. Rata-rata deposito mencapai Rs 28,51 lakh crore, sementara deposito akhir periode tercatat sebesar Rs 31,06 lakh crore. Pembaruan ini muncul di tengah pemberitaan baru-baru ini mengenai pengunduran diri mendadak direktur Atanu Chakraborty.

Dilaporkan oleh AI

Pemerintah Singapura, bersama dengan HDFC Mutual Fund dan Monetary Authority of Singapura, mengakuisisi saham promotor di Vishal Mega Mart. Pembelian ini terjadi ketika Samayat Services LLP menjual saham 14% melalui transaksi besar senilai Rs 7.636 crore. Meskipun perusahaan mencatat pertumbuhan laba dan pendapatan kuartalan yang kuat, harga sahamnya menurun.

Italian bank Unicredit has announced a voluntary takeover offer for Commerzbank worth around 35 billion euros. Commerzbank CEO Bettina Orlopp and the German government firmly reject it, seeing no basis for talks. Unicredit CEO Andrea Orcel aims to force negotiations.

Dilaporkan oleh AI

Bandhan Bank melaporkan peningkatan kredit sebesar 12,6% secara tahunan menjadi Rs 1,54 lakh crore untuk kuartal keempat tahun fiskal 2026. Total simpanan tumbuh sebesar 10%, didorong oleh simpanan ritel, sementara rasio CASA mencapai 29,31%. Efisiensi penagihan tetap stabil di angka 98,9% di tengah tantangan pasar.

Vanguard Funds, investor institusional asing terkemuka di India, melihat kepemilikan ekuitasnya di 48 perusahaan terdaftar BSE mencapai Rs 69.100 crore per 27 Februari 2026. Ini menandai kenaikan 60% dari Rs 43.047 crore pada kuartal Maret, didorong oleh kinerja kuat beberapa saham selama FY26. Portofolio mencakup investasi baru di delapan perusahaan dari kuartal Desember 2025.

Dilaporkan oleh AI

The Reserve Bank of India (RBI) has proposed compensating customers up to Rs 25,000 for losses from small-value fraudulent transactions, even if they shared a one-time password (OTP). Close to 65 per cent of frauds involve amounts less than Rs 50,000. The benefit will be available only once in a lifetime.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak