Botnet SSHStalker menggunakan IRC untuk menargetkan server Linux

Botnet Linux baru bernama SSHStalker mengeksploitasi server cloud untuk keuntungan dengan menggunakan protokol IRC kuno. Ia menargetkan server Linux melalui pemindaian otomatis, tugas cron, dan komunikasi IRC. Operasi ini menghidupkan kembali metode lama untuk mengurangi biaya, seperti dilaporkan TechRadar.

Botnet SSHStalker muncul sebagai ancaman bagi server Linux, khususnya yang berada di lingkungan cloud. Menurut TechRadar, malware ini memanfaatkan protokol Internet Relay Chat (IRC), teknologi yang sudah berdekade-dekade, untuk mengoordinasikan aktivitasnya dan mengurangi biaya operasional. SSHStalker memulai infeksi melalui pemindaian otomatis yang mengidentifikasi server Linux rentan. Setelah akses diperoleh, ia menyebarkan tugas cron untuk menjadwalkan tugas dan mempertahankan persistensi. Struktur command-and-control botnet bergantung pada saluran IRC, memungkinkan operator untuk mengeluarkan perintah secara efisien tanpa infrastruktur modern yang lebih mudah terdeteksi. Pendekatan ini menyoroti kembalinya ke alat jaringan dasar dalam kejahatan siber, memanfaatkan keakraban dan biaya rendah IRC. Liputan TechRadar, yang diterbitkan pada 14 Februari 2026, menggambarkan bagaimana SSHStalker bertujuan menghasilkan keuntungan, kemungkinan melalui penambangan kripto atau cara ilegal lainnya pada sumber daya cloud yang dikompromikan. Pakar keamanan mencatat bahwa botnet semacam itu menekankan risiko berkelanjutan bagi server yang tidak diamankan, tetapi detail spesifik tentang skala infeksi atau wilayah yang terkena belum diungkapkan dalam laporan.

Artikel Terkait

Dramatic server room scene illustrating the SSHStalker Linux botnet infecting thousands of vulnerable servers via SSH exploits.
Gambar dihasilkan oleh AI

Peneliti temukan botnet SSHStalker yang menginfeksi server Linux

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Peneliti Flare telah mengidentifikasi botnet Linux baru bernama SSHStalker yang telah mengkompromikan sekitar 7.000 sistem menggunakan eksploitasi usang dan pemindaian SSH. Botnet ini menggunakan IRC untuk command-and-control sambil mempertahankan persistensi dorman tanpa aktivitas berbahaya segera seperti DDoS atau cryptomining. Ia menargetkan kernel Linux lama, menyoroti risiko pada infrastruktur yang diabaikan.

Peneliti telah mengidentifikasi botnet Linux baru bernama SSHStalker yang mengandalkan protokol IRC usang untuk operasi command-and-control-nya. Botnet ini menyebar melalui pemindaian SSH dan brute-force, menargetkan infrastruktur cloud. Ia menggabungkan kerentanan lama dan mekanisme persistensi untuk infeksi luas.

Dilaporkan oleh AI

Cyble Research and Intelligence Labs telah mengungkap ShadowHS, sebuah framework canggih tanpa file untuk post-eksploitasi pada sistem Linux. Alat ini memungkinkan operasi sembunyi di memori dan akses jangka panjang bagi penyerang. Ini menampilkan versi bersenjata dari hackshell dan teknik penghindaran canggih.

Varian baru malware SysUpdate telah ditemukan yang menargetkan sistem Linux, dengan enkripsi canggih untuk komunikasi command-and-control. Peneliti keamanan di LevelBlue mengidentifikasi ancaman tersebut selama keterlibatan forensik digital dan mengembangkan alat untuk mendekripsi lalu lintasnya. Malware ini menyamar sebagai layanan sistem yang sah untuk menghindari deteksi.

Dilaporkan oleh AI

OpenClaw, an open-source AI project formerly known as Moltbot and Clawdbot, has surged to over 100,000 GitHub stars in less than a week. This execution engine enables AI agents to perform actions like sending emails and managing calendars on users' behalf within chat interfaces. Its rise highlights potential to simplify crypto usability while raising security concerns.

Daniel Stenberg, creator of the widely used curl program, draws parallels between his project and a cyberattack that nearly succeeded two years ago. In an interview in Huddinge, he stresses the importance of trust in open-source software underpinning the internet. An expert warns he could theoretically shut down half the internet.

Dilaporkan oleh AI

Proyek cURL, alat jaringan open-source utama, mengakhiri program hadiah kerentanan setelah banjir laporan berkualitas rendah buatan AI membanjiri tim kecilnya. Pendiri Daniel Stenberg menyebutkan perlunya melindungi kesehatan mental pemelihara di tengah serangan tersebut. Keputusan berlaku akhir Januari 2026.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak