Studi namai Porto sebagai destinasi wisata utama pasca-putus cinta

Laporan terbaru dari Nomad eSIM menunjukkan Porto, Portugal, sebagai destinasi terdepan bagi wisatawan yang pulih dari putus cinta. Studi ini menilai kota-kota berdasarkan keamanan, keterjangkauan, dan opsi kesejahteraan. Porto menduduki peringkat teratas dengan skor 70.6 dari 100.

Pada akhir Januari, Nomad eSIM, penyedia eSIM internasional, merilis laporannya tentang destinasi terbaik pasca-putus cinta di seluruh dunia. Analisis ini merangking kota-kota yang menawarkan campuran keamanan, kehidupan malam, dan peluang perawatan diri untuk membantu individu move on setelah putus cinta romantis.  Porto, kota terbesar kedua di Portugal yang terletak di Sungai Duero di utara, memimpin peringkat. Laporan menyoroti keamanan luar biasa, kehidupan malam yang hidup, dan kelimpahan museum, spa, serta aktivitas alam. Nomad eSIM menyatakan, “Porto menawarkan kombinasi sempurna: pengayaan budaya di siang hari, sesi cicip anggur di malam hari, dan malam seru untuk melepaskan diri dan bersenang-senang.” Ia menambahkan, “Kelimpahan fasilitas kesejahteraan dan opsi spa di kota ini berarti Anda bisa memanjakan diri sepanjang hari.” Metodologi memberikan bobot pada berbagai faktor: keamanan 30%, keterjangkauan 20%, dan 12.5% masing-masing untuk spa, kehidupan malam, museum, dan akses alam atau tur satwa liar. Mengikuti Porto adalah Osaka, Jepang (69%), dan Lisbon, Portugal (68.7%). Prague di Republik Ceko dan Denpasar di Bali, Indonesia, seri di posisi keempat dengan 66.6%. Daftar 10 besar lengkap mencakup Chiba, Jepang; Taipei, Taiwan; Hanoi, Vietnam; Kraków, Polandia; dan Marrakesh, Maroko. Peringkat ini menyediakan opsi untuk preferensi berbeda, dari eksplorasi urban hingga relaksasi pantai, menekankan tempat-tempat yang cocok untuk pemulihan pribadi dan kesenangan.

Artikel Terkait

Panduan terbaru dari Vogue menguraikan destinasi musim panas yang ideal berdasarkan preferensi wisatawan yang berbeda.

Dilaporkan oleh AI

Brazil's Ministry of Tourism released English and Spanish versions of a 72-page guide for women traveling alone on Thursday. The material includes survey data from 2,721 women and safety recommendations.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak