Studi menunjukkan orang tua baru kurang mencintai pasangannya setelah kelahiran anak

Sebuah studi jangka panjang terhadap pasangan menemukan bahwa cinta dan komitmen terhadap pasangan menurun pada tahun pertama setelah kelahiran anak pertama.

Agnieszka Sorokowska dari University of Wrocław memimpin penelitian ini. Timnya melacak hampir 300 pasangan yang belum memiliki anak selama setidaknya dua tahun melalui survei berkala. Di antara 71 pasangan yang memiliki bayi, para partisipan melaporkan skor cinta dan komitmen yang lebih rendah dalam kurun waktu satu tahun setelah kelahiran. Kehamilan itu sendiri tidak menghasilkan perubahan yang dapat diukur. Temuan ini dipresentasikan bulan lalu pada sebuah pertemuan di Edinburgh. Sorokowska berencana untuk terus memantau pasangan yang sama hingga anak-anak mereka mencapai usia dewasa untuk melihat apakah penurunan tersebut terus berlanjut. Psikolog Valentina Rauch-Anderegg mencatat bahwa penelitian sebelumnya menunjukkan kepuasan hubungan menurun drastis pada tahun pertama dan kemudian pulih secara perlahan. Ia menyarankan bahwa berbagi tugas mengasuh anak dan meluangkan waktu khusus untuk pasangan secara rutin dapat membantu membatasi efek tersebut.

Artikel Terkait

Fathers in Sweden were less likely to receive new psychiatric diagnoses during their partner’s pregnancy and in the first months after birth, but diagnoses of depression and stress-related disorders rose by more than 30% toward the end of the child’s first year, according to a large national register study published in JAMA Network Open.

Dilaporkan oleh AI

Researchers at Hartpury University have released findings from a survey of 727 riders on experiences with pregnancy and returning to equestrian competition. The work follows recent success by eventer Ros Canter, who won Mars Badminton less than four months after giving birth.

Parents in Australia and California are questioning whether exposure to wildfire smoke during pregnancy contributed to health issues in their children. Recent fires produced unprecedented pollution levels that affected urban populations far from the flames.

Dilaporkan oleh AI

Japan's child population (aged 0-14) fell by around 350,000 in the latest year to the lowest level since 1950, marking the 45th consecutive annual decline, according to The Japan Times.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak