Merek asal Denmark, Sunflower, mempersembahkan koleksi busana pria Musim Semi 2027 di Pitti Uomo dalam sebuah kolaborasi khusus yang menandai peringatan 20 tahun acara tersebut.
Merek ini terpilih untuk mewakili Denmark melalui kemitraan antara penyelenggara Italia dan Copenhagen Fashion Week. Salah satu pendiri, Ulrik Pedersen, menggambarkan kesempatan ini sebagai peluang untuk memamerkan kekuatan nasional dengan mengatakan, “Tentu saja, kita harus bangkit dan menunjukkan kekuatan kita.”
Peragaan busana yang bertajuk “No Soundtrack” ini menampilkan musik improvisasi langsung oleh musisi asal Denmark, August Rosenbaum dan Jakob Littauer. Pedersen, yang mendirikan Sunflower bersama Alan Blond pada tahun 2018 setelah sebelumnya mendirikan NN07 pada tahun 2007, menekankan pada pakaian sehari-hari dengan siluet klasik yang diperbarui melalui material khas serta kontras antara potongan kasual dan formal.
Pengaruh Italia tampak pada kemeja sutra berwarna cerah dan motif garis-garis, sementara elemen Denmark membentuk pendekatan keseluruhan koleksi ini. Koleksi tersebut juga memperkenalkan sepatu bot koboi buatan Italia sebagai perluasan dari lini produk berbahan kulit milik merek tersebut. Pedersen mencatat identitas yang terfokus di balik desain-desain tersebut dengan menyatakan, “Kami tidak membuat pakaian untuk semua orang. Kami memiliki pernyataan yang jelas tentang siapa kami dan ingin menjadi siapa, dan kemudian kami melangkah dari sana.”