Tata Electronics telah mengonfirmasi adanya kebocoran data setelah peretas mengeklaim telah mencuri basis data besar yang berisi file terkait Apple dan Tesla.
Perusahaan mengakui insiden tersebut menyusul unggahan oleh kelompok World Leaks, yang membagikan apa yang mereka gambarkan sebagai data curian dari Tata Electronics.
Peretas menyatakan bahwa sekitar 200.000 file yang terhubung dengan Apple dan Tesla telah diambil dalam peretasan tersebut.
Rincian ini muncul pada 23 Juni, dengan kelompok tersebut mengeklaim basis data tersebut berasal dari perusahaan elektronik asal India itu.