Remaja anggap komentar deportasi Elon Musk merendahkan

Audrey Morris, warga Amerika berusia 19 tahun yang pernah menghadapi deportasi dari Denmark, tidak terhibur dengan unggahan Elon Musk di X yang menilai daya tariknya. Miliarder teknologi itu menyarankan 'tingkat hotness 8 atau lebih' seharusnya membebaskannya dari masalah imigrasi, tapi Audrey menyebutnya merendahkan dan demotivasi. Masalahnya sudah selesai berbulan-bulan lalu dengan izin tinggal 10 tahun.

Wah sayang, Elon Musk tak bisa menahan diri untuk ikut campur dalam drama imigrasi dengan penilaian godaan! Raja Tesla berusia 54 tahun melihat foto Audrey Morris, remaja Los Angeles yang tinggal di Denmark sejak usia 9 tahun, dan melemparkan permata ini di X: "Tingkat hotness 8 atau lebih seharusnya dapat pengecualian." Audrey, yang menghadapi deportasi setelah izin sementaranya habis, melihat kisahnya meledak lagi—berkat repost yang menarik perhatian Elon.

Tapi plot twist: mimpi buruk deportasinya sudah selesai berbulan-bulan sebelumnya! Dia dapat izin tinggal 10 tahun, meski bukan kewarganegaraan penuh. Tetap saja, Audrey cerita di "TMZ Live" Selasa, menyindir miliarder itu karena mereduksinya jadi angka. "Sebagai anak yang belajar dan berusaha sebaik mungkin... itu agak demotivasi kalau hal lain tak penting, dan semua kerja keras serta jam untuk teman, keluarga, dan sekolah diringkas jadi 8 dari 10," jelasnya.

Audrey menambahkan, "Saya pikir itu hanya seseorang yang repost dan entah bagaimana menarik perhatiannya." Dan yang mengejutkan, bagaimana itu menyala lagi. Pujian aneh atau celetukan bodoh? Bagaimanapun, Audrey tak mau. Jadi, Elon, lain kali simpan skala hotness di DM? 😏

Artikel Terkait

Alec Baldwin jumped into the fray to back Lupita Nyong’o after Elon Musk and Matt Walsh questioned her casting as Helen of Troy in Christopher Nolan’s The Odyssey. The Oscar winner posted a direct Instagram message to Musk on May 17 2026.

Dilaporkan oleh AI

Meghan, Duchess of Sussex, revealed she endured daily online bullying for a decade, calling herself the most trolled person globally. Speaking at a Melbourne event with Prince Harry, she urged resilience against social media's cruelty-driven model. Harry praised Australia's youth social media ban as 'epic.'

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak