Seorang ayah di Tennessee didakwa setelah menggigit bayi laki-lakinya di restoran Memphis

Jerry Stark, 34, asal Tennessee, menghadapi dakwaan kekerasan dalam rumah tangga setelah diduga menggigit pipi bayi laki-lakinya dan meremasnya dengan kuat di sebuah restoran sayap ayam di Memphis. Para saksi turun tangan untuk menyelamatkan anak tersebut, yang mengalami cedera wajah ringan. Stark dijadwalkan hadir di pengadilan pada hari Senin.

Polisi merespons panggilan sekitar pukul 1 pagi di Memphis Wings, yang berlokasi di 2661 North Hollywood Street, di mana Jerry Stark berteriak dan panik sambil menggendong bayi laki-lakinya. Menurut surat pernyataan penangkapan, Stark pertama kali terlihat di SPBU Shell dan Marathon di dekat lokasi tersebut untuk meminta bantuan sebelum berlari ke restoran. Di sana, ia turun ke lantai dapur dan meremas anak tersebut dengan kuat hingga sang bayi membiru, menurut keterangan para pelanggan. Warga sekitar mengambil bayi tersebut darinya, namun sebelumnya Stark diduga telah menggigit pipi bayi itu, dengan satu saksi berteriak, “Kulit bayi itu ada di bibir dan pipinya!” sebagaimana terekam dalam tayangan Facebook yang telah ditonton lebih dari 1 juta kali. Saksi lain menulis di Facebook, “Melihat wajah bayi itu benar-benar menghancurkan hati saya. Saya bahkan tidak bisa tidur memikirkan bayi itu.” Ibu sang anak memberi tahu penyelidik bahwa Stark sebelumnya telah mendorongnya keluar dari kendaraan yang sedang melaju dan pergi membawa putra mereka. Stark mengaku di dalam restoran bahwa keluarganya mencoba membunuhnya dan ia membutuhkan bantuan untuk melarikan diri dari mereka. Petugas medis merawat bayi tersebut di rumah sakit setempat karena cedera wajah ringan. Stark ditahan di Penjara Shelby County atas dakwaan kekerasan dalam rumah tangga yang menyebabkan cedera tubuh. Ia dijadwalkan hadir di pengadilan pada Senin pagi.

Artikel Terkait

Sepasang suami istri di Pennsylvania telah didakwa dengan berbagai tuduhan penganiayaan dan membahayakan anak setelah bayi laki-laki mereka dirawat di rumah sakit dengan luka memar dan bibir pecah. Polisi menyatakan bahwa kedua orang tua tersebut mengakui telah menggunakan kekerasan berlebihan terhadap bayi laki-laki berusia 4 bulan itu.

Dilaporkan oleh AI

Dayne Paulson, pria berusia 23 tahun asal Wisconsin, menghadapi dakwaan penganiayaan fisik berulang terhadap anak yang menyebabkan cedera tubuh serius setelah diduga menyebabkan luka parah pada putranya yang berusia 27 hari. Bayi tersebut mengalami beberapa fraktur tengkorak, tulang patah, dan luka lainnya yang memerlukan perawatan intensif. Paulson mengakui telah meremas dan memukul bayi tersebut, bahkan menghancurkan kotak tisu sebagai bentuk peragaan kepada polisi.

Jesse Allen Sartin dijatuhi hukuman 35 tahun penjara karena mengguncang putri kekasihnya yang berusia 21 bulan dengan keras hingga menyebabkan cedera otak fatal. Peristiwa tersebut terjadi pada Juli 2024, dan Sartin mengaku bersalah atas tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian. Hakim F. Aaron Negangard menyebut kerentanan anak dan pengkhianatan kepercayaan yang dilakukan Sartin sebagai faktor utama dalam putusannya.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 24 tahun menghadapi dakwaan pembunuhan berencana setelah seorang bayi perempuan berusia 4 bulan yang dalam asuhannya meninggal akibat trauma benda tumpul di Mesquite, Texas. Insiden tersebut terjadi pada 9 Mei di sebuah kompleks apartemen di sebelah timur Dallas.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak