Teknologi Full Self-Driving Tesla mendekati titik balik, kata analis

Seorang analis Tesla mengatakan bahwa teknologi Full Self-Driving milik perusahaan tersebut sedang mendekati titik balik yang dapat mengubah cara pandang konsumen terhadap kendaraan mereka, mirip dengan masa-masa awal kehadiran iPhone.

Pierre Ferragu dari New Street Research menyampaikan komentar tersebut dalam sebuah analisis baru-baru ini. Ia berargumen bahwa Tesla lebih dari sekadar mobil, sama seperti iPhone yang menjadi lebih dari sekadar telepon setelah pengguna melihat nilai lebih luas yang ditawarkannya.

Ferragu mencatat bahwa persepsi awal terhadap harga iPhone berubah seiring dengan kesadaran masyarakat akan kegunaannya. Ia mengatakan evolusi serupa bisa terjadi pada Tesla begitu teknologi tersebut berkembang lebih jauh.

Analis tersebut menyatakan bahwa dua kuartal pengembangan lagi akan membantu memperjelas arahnya. Ia menambahkan bahwa Model 3 dengan harga $35.000 ditambah $100 per bulan mungkin tampak mahal jika hanya dipandang sebagai mobil, namun bisa terlihat wajar sebagai alat untuk perjalanan harian.

Ferragu menyoroti bagaimana pasar yang dapat dijangkau iPhone tumbuh dari perkiraan awal 10 juta unit menjadi hampir 250 juta unit terjual setiap tahunnya setelah adopsi yang lebih luas.

Artikel Terkait

Illustration depicting Tesla's 2025 Impact Report with elements of energy, transportation, and manufacturing for abundance.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla releases 2025 Impact Report on abundance mission

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla has released its 2025 Impact Report, which outlines progress toward its mission of building a world of amazing abundance through its products in energy, storage, transportation, and manufacturing.

A Wall Street analyst claims Tesla has effectively achieved Level 4 autonomy in most conditions across its vehicles. Alex Potter of Piper Sandler made the assessment in a note to investors this week.

Dilaporkan oleh AI

Tesla's shift to a subscription-only model for Full Self-Driving software has driven the largest quarterly increase in subscribers in company history. Active subscriptions reached 1.48 million globally by the end of June 2026.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak