Tesla Model 3 selesaikan perjalanan lintas negara dengan FSD v14 Lite

Dua pengemudi telah menyelesaikan perjalanan diagonal lintas negara di Amerika Serikat menggunakan Tesla Model 3 tahun 2020 dengan perangkat lunak Full Self-Driving pada perangkat keras model lama. Perjalanan tersebut menempuh jarak 4.255 mil tanpa adanya intervensi pengemudi.

Koby Pierce dan ko-pilotnya, yang dikenal di dunia maya sebagai Liam’s Dad, mengendarai kendaraan dengan jarak tempuh tinggi tersebut dari pelampung paling selatan di Key West, Florida, hingga ke Cape Flattery, Washington. Mobil yang telah menempuh lebih dari 175.000 mil dengan baterai dan unit penggerak asli ini beroperasi menggunakan Hardware 3 dengan perangkat lunak v14 Lite yang baru dirilis.

Pierce memposting di X bahwa tim tersebut telah menyelesaikan perjalanan diagonal pertama dengan HW3 FSD v14 Lite. Ia mencatat bahwa perjalanan tersebut tidak memerlukan input kemudi, pengereman, akselerator, atau lampu sein secara manual.

Segmen lintas negara ini merupakan bagian dari ekspedisi yang lebih besar sepanjang 13.713 mil yang disebut The Buoy to Bay. Para pengemudi kini melanjutkan perjalanan ke utara melewati British Columbia dan Yukon menuju Fairbanks, Alaska.

Artikel Terkait

Tesla vehicle on highway demonstrating FSD 14 Lite rollout
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla perluas peluncuran FSD 14 Lite di luar penguji awal

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla telah mulai memperluas akses ke perangkat lunak Full Self-Driving v14 Lite untuk kendaraan dengan Hardware 3 di Amerika Serikat dan Kanada. Pembaruan versi 2026.20.6.10 ini menghadirkan fitur-fitur baru ke model lama yang sebelumnya terbatas pada penguji awal.

Kendaraan Tesla yang menggunakan perangkat lunak Full Self-Driving (Supervised) telah mengumpulkan lebih dari 12 miliar mil secara global. Pencapaian ini menyusul pengumpulan data harian yang cepat dan dibangun berdasarkan angka 11 miliar mil yang dicapai pada 9 Juni.

Dilaporkan oleh AI

Tesla mengumumkan pada hari Senin bahwa pengemudi di lima negara Eropa telah menempuh lebih dari 50 juta kilometer menggunakan Full Self-Driving Supervised. Pencapaian ini diraih sekitar tiga bulan setelah persetujuan mulai diberikan di kawasan tersebut.

Tesla telah membagikan data baru yang menunjukkan bahwa perangkat lunak Full Self-Driving Supervised mereka mencatat lebih sedikit tabrakan dibandingkan pengemudi manusia di jalan raya Belanda. Angka-angka tersebut mencakup periode dari 10 April hingga 5 Juni 2026.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pemilik Cybertruck di Texas menggambarkan teknologi Full Self-Driving (FSD) Tesla sebagai 'fiksi ilmiah dalam kehidupan nyata' karena kemampuannya menangani lalu lintas yang padat. Ia mengatakan bahwa kendaraannya mampu mengelola seluruh perjalanan pulang-perginya secara otonom dari garasi hingga ke tempat parkir dan sebaliknya. Unggahan tersebut menyoroti bagaimana FSD membuat kemacetan di Texas Triangle bukan lagi menjadi masalah.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak