Saham Tesla turun lebih dari 7 persen dalam satu hari meskipun perusahaan melaporkan rekor pengiriman kuartal kedua yang melampaui ekspektasi Wall Street.
Penurunan ini menandai kinerja satu hari terburuk bagi saham tersebut dalam setahun terakhir. Para analis mengaitkan aksi jual ini dengan investor yang mengambil keuntungan setelah reli harga saham baru-baru ini.
Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian ke rencana Tesla dalam bidang Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence), layanan robotaxi, dan teknologi kemudi otomatis. Bidang-bidang ini kini dipandang sebagai pendorong utama pertumbuhan di masa depan.
Produsen kendaraan listrik tersebut sebelumnya telah mengumumkan angka pengiriman yang kuat, namun hasil positif tersebut tidak mampu mencegah kejatuhan tajam pada harga sahamnya.