Tiga korban longsor di arjasari bandung belum ditemukan

Tiga warga masih tertimbun longsor di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, sejak Jumat lalu dan belum ditemukan hingga Senin ini. Upaya pencarian terhambat oleh hujan deras, menurut Kepala BPBD setempat. Petugas gabungan sebanyak 100 orang siap melanjutkan operasi hari ini.

Longsor terjadi pada Jumat (5/12/2025) di lereng Gunung Sinapeul, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, akibat pergeseran tanah setinggi 80 meter yang dipicu curah hujan tinggi. Bencana ini menimpa empat hingga lima rumah warga, menyebabkan empat orang terdampak. Tiga korban yang masih hilang adalah Aisyah (70 tahun), Citra (19 tahun), dan Alfa (15 tahun), sementara Ramdan (15 tahun) berhasil diselamatkan dengan luka di kepala dan dirawat di Rumah Sakit Nambo.

Kepala BPBD Kabupaten Bandung, Wahyudin, menyatakan bahwa alat berat telah dikerahkan sejak kemarin, tetapi operasi terhenti karena hujan. "Belum (korban ditemukan), kemarin alat berat sudah masuk tapi terkendala hujan jadi proses dihentikan sementara," ujarnya pada Senin (8/12/2025). Tim SAR gabungan, yang berjumlah 100 orang bergiliran dan dikoordinasikan Basarnas, dijadwalkan memulai pencarian lagi hari ini.

Kapolsek Pameungpeuk, AKP Asep Dedi, menjelaskan bahwa longsor menutupi rumah-rumah warga secara tiba-tiba. "Tiga orang masih tertimbun dan satu orang selamat mengalami luka di bagian kepala," katanya. Kondisi cuaca buruk terus menjadi tantangan utama dalam upaya penyelamatan, sementara warga setempat mengungkapkan kekhawatiran atas keselamatan korban.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak