Pelatih kepala Inggris Thomas Tuchel membela pilihan taktisnya menyusul kekalahan 2-1 timnya di semifinal Piala Dunia dari Argentina. Ia menerima tanggung jawab penuh saat berbicara menjelang pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Prancis.
Thomas Tuchel mengatakan bahwa ia membuat beberapa keputusan berdasarkan insting dan pengalaman untuk mengamankan tempat di final. Inggris sempat unggul melalui Anthony Gordon sebelum gol-gol telat dari Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez membalikkan keadaan.
Tuchel mencatat bahwa timnya menjadi terlalu pasif setelah gol pembuka dan beralih ke formasi lima bek untuk menahan serangan Argentina. Ia menolak anggapan bahwa kapten Harry Kane ditempatkan terlalu jauh ke belakang.
Sang manajer juga menyoroti kelelahan dari pertandingan fase gugur sebelumnya, termasuk perpanjangan waktu dengan sepuluh pemain saat melawan Meksiko. Inggris akan menghadapi Prancis pada hari Sabtu di Miami untuk memperebutkan tempat ketiga.