Dua staf Kedutaan Besar AS dan dua pejabat Meksiko meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di negara bagian Chihuahua, Meksiko utara, pada hari Minggu. Para korban sebelumnya berpartisipasi dalam operasi yang menargetkan laboratorium narkoba di basis kartel. Duta Besar AS untuk Meksiko, Ronald Johnson, menyampaikan belasungkawa dan menyoroti risiko yang mereka hadapi.
Empat pejabat tewas dalam kecelakaan kendaraan di Chihuahua, sebuah negara bagian di Meksiko utara yang berbatasan dengan Texas barat daya, sebagaimana dilaporkan oleh El Paso Times. Insiden tersebut terjadi tepat setelah operasi berisiko tinggi untuk menemukan dan menghancurkan laboratorium narkoba di wilayah itu. Otoritas negara bagian Chihuahua mengidentifikasi korban asal Meksiko sebagai Direktur Badan Investigasi Negara, Pedro Román Oseguera Cervantes, dan petugas Manuel Genaro Méndez Montes. Identitas kedua pejabat Kedutaan Besar AS belum diungkapkan ke publik. Duta Besar AS, Ronald Johnson, menulis di X: “Kami sangat sedih atas kehilangan tragis dua personel Kedutaan Besar AS, Direktur Badan Investigasi Negara (AEI) Chihuahua, dan seorang petugas AEI dalam kecelakaan ini. Kami menghormati dedikasi dan upaya tak kenal lelah mereka dalam menghadapi salah satu tantangan terbesar di masa kita. Pikiran dan doa kami menyertai mereka serta orang-orang terkasih.” Ia menambahkan: “Tragedi ini menjadi pengingat serius akan risiko yang dihadapi oleh para pejabat Meksiko dan AS yang berdedikasi untuk melindungi komunitas kita. Hal ini memperkuat tekad kami untuk melanjutkan misi mereka dan memajukan komitmen bersama kita terhadap keamanan dan keadilan, demi melindungi masyarakat kita.” Kecelakaan tersebut terjadi setelah kepolisian negara bagian Chihuahua pada hari Sabtu mengumumkan penemuan dua laboratorium metamfetamin besar di dekat Morelos, di pegunungan bagian selatan negara bagian itu, yang ditemukan menggunakan drone.