Valar Atomics capai tonggak kritisitas nuklir

Valar Atomics, startup berbasis di El Segundo, California, mengumumkan pada Senin bahwa mereka telah mencapai kritisitas nuklir, tonggak penting untuk reaktor fisi. Perusahaan mengklaim sebagai startup nuklir pertama yang mencapainya, dengan dukungan dari laboratorium nuklir terkemuka di AS. Perkembangan ini sejalan dengan program percontohan administrasi Trump yang menargetkan tiga startup mencapai tonggak tersebut pada 4 Juli 2026.

Valar Atomics menyatakan pada Senin bahwa mereka berhasil mencapai kritisitas, yang digambarkan sebagai tonggak nuklir esensial yang melibatkan reaksi fisi kritis. Startup yang berlokasi di El Segundo, California, ini mencapainya dengan bantuan dari salah satu laboratorium nuklir teratas di negara tersebut.

Pengumuman ini datang tak lama setelah Valar Atomics mengungkapkan minggu lalu bahwa mereka telah mengumpulkan dana sebesar 130 juta dolar AS. Pendukung termasuk Palmer Luckey, pendiri Oculus, dan Shyam Sankar, chief technology officer di Palantir. Dorongan keuangan ini mendukung upaya perusahaan dalam teknologi nuklir canggih.

Valar Atomics memposisikan diri sebagai pelopor di antara startup nuklir dalam mencapai tahap ini. Pencapaian ini terjadi dalam konteks inisiatif administrasi Trump, yang menetapkan tujuan bagi tiga startup nuklir untuk mencapai kritisitas pada 4 Juli 2026. Meskipun Valar Atomics mengakui bantuan laboratorium, hal itu menekankan sifat kolaboratif dalam mendorong inovasi nuklir.

Tonggak ini merupakan langkah signifikan dalam pengembangan solusi tenaga nuklir generasi berikutnya, yang berpotensi mempercepat produksi energi yang lebih aman dan efisien. Tujuan lebih luas dari program ini adalah untuk memperkuat kemampuan nuklir domestik melalui kemitraan publik-swasta.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak