Desainer yang berbasis di New York, Willy Chavarria, kembali bekerja sama dengan adidas Originals untuk memberikan sentuhan baru pada sepatu kets ikonik Superstar. Kolaborasi ini menampilkan mawar tiga dimensi pada bagian ujung sepatu model Core Black. Digambarkan sebagai desain yang romantis dan penuh makna, karya ini memadukan sisi ketangguhan dengan kelembutan.
Willy Chavarria, seorang desainer yang berbasis di New York, kembali bermitra dengan adidas Originals untuk menata ulang siluet Superstar. Versi terbaru ini berpusat pada satu detail yang mencolok: mawar 3D dalam bentuk relief pada bagian ujung sepatu (shell toe). Superstar Core Black ini memadukan warna hitam dan krem yang diberi aksen warna emas metalik, mengubah ikon pakaian olahraga klasik ini menjadi pernyataan mode yang puitis. Motif mawar tersebut memiliki makna budaya yang mendalam, membangkitkan tema cinta, kehilangan, perlawanan, dan keindahan sepanjang sejarah. Pendekatan Chavarria menyoroti ketegangan antara ketangguhan jalanan dan keanggunan gaya busana landasan pacu, yang menjadi ciri khas dari kolaborasi-kolaborasi terbarunya. Superstar, yang sudah sarat akan sejarah, mendapatkan lapisan makna baru melalui desain ini. Para pengamat mencatat dampak visualnya yang langsung dan kedalamannya yang halus, menjadikannya sepatu yang tenang namun provokatif. adidas Originals dan Chavarria terus mendobrak batasan dalam mode pakaian olahraga melalui perilisan ini.