Perempuan beralih ke kemeja pas badan daripada gaya busana pinjam pacar

Merek fesyen kini merancang kemeja khusus untuk perempuan alih-alih mengandalkan versi pria. Perubahan ini terlihat di peragaan busana terkini dan melalui peningkatan penjualan label-label khusus.

Para desainer kini menerapkan konstruksi dan kualitas kemeja pria pada tubuh perempuan dengan penyesuaian potongan. Olivia Villanti dari Chava Studio mencatat bahwa kemeja pria sering kali memiliki lengan yang terlalu panjang dan bahu yang tidak pas saat dikenakan perempuan.

Koleksi dari Givenchy, Fendi, Schiaparelli, Balenciaga, dan The Row menampilkan detail kerah serta manset baru pada musim ini. Merek seperti With Nothing Underneath melaporkan penjualan yang meningkat dua kali lipat dari tahun ke tahun setelah menyempurnakan penempatan kancing dan bentuk bahu khusus untuk perempuan.

Para pendiri jenama, termasuk Pip Durell dan Melissa Ventosa Martin, menyebutkan adanya permintaan akan busana rapi yang berfungsi sebagai pakaian pokok di lemari. Trish Wescoat Pound dari TWP menggambarkan kemeja sebagai pakaian serbaguna yang dapat dipadupadankan untuk berbagai kesempatan selama bertahun-tahun.

Lizzie Owens dari 6397 mengaitkan minat ini dengan preferensi yang lebih luas terhadap barang-barang yang familier di tengah ketidakpastian akan masa depan.

Artikel Terkait

A Vogue writer highlights the raglan tee as a versatile staple in everyday wardrobes.

Dilaporkan oleh AI

Slip dresses and skirts inspired by 1990s styles are gaining traction this spring amid a broader minimalist mood in fashion. Celebrities are showing multiple ways to incorporate the lingerie-inspired pieces into daily wear.

A new volume in Thames & Hudson’s Catwalk series spotlights Ralph Lauren’s womenswear shows from 1972 through 2025. Written by veteran fashion journalist Bridget Foley, the book marks the first time an American designer has been featured in the collection. It arrives amid renewed interest in the brand’s consistent vision and cultural impact.

Dilaporkan oleh AI

Designer Zane Li presented his Lii Spring 2027 menswear collection from a showroom in the Marais district of Paris. The brand, less than three years old, recently won the Fashion Trust US Prize in ready-to-wear.

Designer Eli Russell Linnetz introduced womenswear to his ERL brand with a Spring 2027 ready-to-wear collection. The line draws from a fictional story set on Martha’s Vineyard.

Dilaporkan oleh AI

Designer Madam Woo drew on themes of freedom and optimism for her latest menswear line, responding to global events with a focus on lightness and wearability.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak