Zac Kurylyk menyelesaikan putaran peninjauan tahunannya dengan motor Yamaha WR akhir pekan lalu, menguji kondisi jalan sekaligus pemulihannya dari kecelakaan parah. Perjalanan ini menandai kegiatan besar pertamanya setelah tujuh bulan tidak mengendarai motor. Ia mengungkapkan rasa syukur yang mendalam karena berhasil selamat dan mendapatkan kembali kemampuannya dalam berkendara.
Akhir pekan lalu, Kurylyk memulai putaran peninjauan pra-musimnya di sepanjang jalan pedesaan favorit di timur laut New Brunswick, Kanada. Dengan keluarganya yang sedang sibuk dan cuaca yang mendukung, ia memilih rute seperti Old Saint John Road dan River Road untuk menilai kerusakan musim dingin yang disebabkan oleh bajak salju, pasir, lubang, dan kerikil. Kecepatan yang lambat memungkinkannya untuk mengamati perubahan musim semi, seperti semak-semak yang mulai bertunas dan sungai yang meluap, sembari membangun kembali naluri berkendaranya setelah enam bulan absen. Jalan-jalan beraspal maupun tidak yang terlupakan ini, yang merupakan sisa-sisa infrastruktur militer, pertambangan, dan penebangan kayu lama, menuntut kewaspadaan karena jalur yang menyempit dan potensi lalu lintas dari arah berlawanan. Kurylyk sempat menjumpai kerikil yang baru diratakan dan hampir mengalami masalah dengan lubang yang mengguncang setang motornya, namun motor WR tersebut menanganinya dengan baik. Ia mengisi bahan bakar di The Gun Dealer di Macadam, sebuah toko yang menyediakan perlengkapan kamuflase, umpan pancing, dan senjata api, sebelum melanjutkan perjalanan ke Route 101 melalui Harvey. Perjalanan ini memiliki bobot emosional di persimpangan Route 101 dan South Oromocto Lake Road, lokasi kecelakaannya dengan sebuah mobil yang mengakhiri musim 2025 miliknya dan membuatnya terluka parah serta meragukan masa depannya di atas motor. Hampir tujuh bulan kemudian, tidak ada jejak kecelakaan yang tersisa, membuatnya merenung. Ia menikmati detail sensorik seperti aroma getah, angin musim semi, dan bau lahan pertanian, bahkan sempat menguji kapasitas tangki WR hingga 37 kilometer dengan sisa bahan bakar yang menipis. Meskipun rehabilitasi fisioterapi masih berlanjut, Kurylyk menyebut hari itu 'layak dilakukan', menegaskan kemajuan yang dicapai meskipun menghadapi musim yang belum pasti di depan.