Aceh Tamiang
Banjir bandang hancurkan desa di Aceh Tamiang
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Banjir bandang akhir November 2025 menghancurkan hampir 80 persen rumah di Desa Kota Lintang Bawah, Aceh Tamiang, meninggalkan desa sunyi dan ribuan warga mengungsi. Presiden Prabowo Subianto berjanji pemerintah akan membangun ulang rumah-rumah yang hilang atau rusak berat. Upaya pemulihan terus dilakukan dengan pengiriman 100 ton logistik harian dan personel TNI-Polri bekerja hingga 20 jam sehari.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan sumur bor untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat Aceh Tamiang pascabencana banjir bandang. Hingga 5 Januari 2026, delapan unit pengeboran telah mencapai kedalaman 70 hingga 105 meter, menyesuaikan kondisi geologi setempat. Menteri PU Dody Hanggodo menekankan bahwa air bersih menjadi prioritas utama untuk mendukung kesehatan dan aktivitas masyarakat.
Dilaporkan oleh AI
Tiga pekan setelah banjir bandang melanda Aceh Tamiang, banyak warga masih belum mendapat bantuan, khususnya di daerah terisolir. Sebuah video yang viral menampilkan seorang pria lanjut usia menangis memohon pertolongan relawan untuk makanan, mengungkap kehancuran desanya akibat bencana pada 26 November lalu.