alergi

Ikuti

Para ilmuwan telah mengembangkan vaksin eksperimental yang melindungi tikus dari reaksi alergi yang mengancam jiwa setidaknya selama setahun. Vaksin tersebut, bernama IgE-K, menargetkan antibodi immunoglobulin E untuk mencegah anafilaksis. Peneliti berharap dapat menawarkan perlindungan jangka panjang bagi manusia dengan alergi parah.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak