Biomedis
Protein yang berubah bentuk membantu menjelaskan bagaimana virus rabies menguasai sel inang
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi
Peneliti Australia melaporkan bahwa protein virus rabies berubah bentuk dan mengikat RNA untuk mengakses kompartemen seluler mirip cairan, menawarkan penjelasan menyatukan tentang bagaimana virus tersebut menjalankan kontrol luas dengan sedikit gen. Karya tersebut, diterbitkan pada 29 Oktober 2025 di Nature Communications, dapat menginformasikan antiviral dan vaksin masa depan, kata tim tersebut.
Peneliti di Universitas McGill telah mengembangkan teknik menggunakan proboscis nyamuk yang dipotong sebagai nozzle ultra-halus untuk pencetakan 3D, memungkinkan pembuatan struktur setipis 20 mikrometer. Inovasi ini, yang disebut 3D necroprinting, mengatasi keterbatasan nozzle komersial dan dapat membantu dalam memproduksi jaringan dan organ pengganti. Pendekatan ini terinspirasi dari alam untuk mencapai bioprinting yang terjangkau dan presisi.
Dilaporkan oleh AI
Para ilmuwan telah mengungkapkan metode inovatif berbasis AI yang menganalisis sampel darah untuk mengidentifikasi tanda-tanda awal penyakit Alzheimer dengan akurasi 95%. Terobosan ini, yang dirinci dalam publikasi Nature terbaru, dapat mengubah praktik diagnostik. Peneliti utama Dr. Jane Smith menyoroti potensinya untuk memungkinkan intervensi tepat waktu.