Kebijakan Perbatasan

Ikuti
Illustration of a federal appeals court gavel blocking Trump's border 'invasion' proclamation, with asylum seekers at an opening U.S.-Mexico border gate.
Gambar dihasilkan oleh AI

Pengadilan banding blokir proklamasi 'invasi' perbatasan Trump, buka jalan untuk melanjutkan pemrosesan suaka

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Pengadilan banding federal pada hari Jumat memutuskan bahwa proklamasi Presiden Donald Trump yang menggambarkan migrasi di perbatasan AS-Meksiko sebagai sebuah 'invasi' dan menggunakan temuan tersebut untuk menangguhkan akses terhadap suaka telah melampaui wewenang yang diberikan oleh Kongres dalam undang-undang imigrasi. Keputusan dari Pengadilan Banding AS untuk Sirkuit D.C. tersebut dapat mengharuskan pemerintah untuk memulai kembali pemrosesan suaka di perbatasan, meskipun pemerintahan Trump telah mengindikasikan rencana untuk menempuh peninjauan lebih lanjut.

José Antonio Kast, presidential candidate of the Republican Party, defended his initiative for irregular immigrants to pay for their exit from Chile. At a campaign event, he detailed that they will have 133 days to leave voluntarily with their belongings or face expulsion without benefits. The proposal has drawn criticism from rivals like Jeannette Jara and Evelyn Matthei.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak