Ebola
Para ilmuwan di Scripps Research telah mengembangkan platform nanodisc yang meniru membran virus, mengungkap interaksi tersembunyi pada protein HIV dan Ebola yang tidak terdeteksi oleh metode tradisional. Teknologi ini memungkinkan studi respons antibodi yang lebih akurat, yang berpotensi mempercepat pengembangan vaksin. Temuan ini dipublikasikan dalam Nature Communications.
Dilaporkan oleh AI
A new Ebola outbreak has been declared in the Democratic Republic of Congo. Health authorities confirmed cases following recent reports. Efforts are underway to contain the spread through vaccination and monitoring.
12 September 2025 01.38