Teknologi Kesehatan

Ikuti
Athlete using sweat-sensing AI wearable for real-time, needle-free health monitoring of biomarkers like glucose and stress hormones in a lab setting.
Gambar dihasilkan oleh AI

Study examines sweat-sensing AI wearables for early, needle-free health monitoring

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Researchers at the University of Technology Sydney are exploring how sweat-sensing wearables, combined with artificial intelligence, could enable real-time, non-invasive tracking of health biomarkers. Their work suggests that sweat-based monitoring might one day help flag risks for conditions such as diabetes and other chronic diseases before symptoms appear, offering a painless complement to some blood tests for tracking hormones, medications, and stress-related biomarkers.

Kementerian Kesehatan secara resmi membuka pendaftaran Sandbox Kesehatan 2025 untuk memacu inovasi digital di bidang kesehatan. Program ini bertujuan mempercepat adopsi teknologi yang aman dan bermanfaat bagi masyarakat. Pendaftaran dibuka mulai 5 hingga 30 November 2025 secara daring.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak