Kemenkes buka Sandbox Kesehatan 2025 untuk inovasi digital

Kementerian Kesehatan secara resmi membuka pendaftaran Sandbox Kesehatan 2025 untuk memacu inovasi digital di bidang kesehatan. Program ini bertujuan mempercepat adopsi teknologi yang aman dan bermanfaat bagi masyarakat. Pendaftaran dibuka mulai 5 hingga 30 November 2025 secara daring.

Di Jakarta, Senin, Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan Setiaji menjelaskan bahwa Sandbox Kesehatan merupakan program akselerasi inovasi di sektor kesehatan. Program ini menyediakan skema pengujian, pendampingan, dan rekomendasi bagi solusi kesehatan dari prototipe hingga implementasi. "Melalui program ini, setiap inovasi, mulai dari prototipe hingga implementasi, diuji dan dibina agar dapat menjamin akses, mutu, dan keamanan layanan bagi masyarakat," ujar Setiaji.

Program ini lahir dari komitmen Kemenkes untuk menyeimbangkan dorongan inovasi dengan perlindungan masyarakat. Pada batch sebelumnya, rekomendasi mencakup pembatasan pasien per dokter untuk meningkatkan layanan dan menu aksesibilitas untuk pengguna difabel agar aplikasi lebih inklusif. Hasilnya juga menghasilkan rekomendasi kebijakan kesehatan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap inovasi tidak hanya cepat tumbuh, tetapi juga aman, efektif, dan sesuai regulasi,” tambah Setiaji.

Sandbox Kesehatan berawal dari Regulatory Sandbox sejak 2021, dimulai dengan inisiatif e-Malaria, lalu klaster telekesehatan pada 2023, dan lintas klaster pada 2024. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemenkes, Eko Sulistijo, menyatakan program ini terbuka bagi individu, kelompok, institusi pemerintah, dan swasta dengan inovasi teknologi kesehatan. “Melalui Sandbox Kesehatan, penyelenggara inovasi tidak hanya mendapat kesempatan untuk mengembangkan produk atau layanannya, tetapi juga akan memperoleh pengakuan resmi yang dapat meningkatkan kepercayaan publik dan investor,” kata Eko.

Inovasi yang lolos akan mendapatkan Tanda Daftar Inovasi Teknologi Kesehatan (ITK) dan status direkomendasikan oleh Kemenkes, menandakan evaluasi menyeluruh termasuk keamanan data, mutu layanan, dan kepatuhan regulasi. Eko mengajak pelaku inovasi berpartisipasi melalui laman sandbox.kemkes.go.id untuk memperkuat ekosistem teknologi kesehatan nasional.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak