IEA
Dua laporan baru dari Badan Energi Internasional (IEA) dan Ember menyoroti 2025 sebagai tahun krusial bagi energi terbarukan, dengan tenaga surya memimpin pertumbuhan dan energi terbarukan melampaui batu bara dalam pembangkit listrik global untuk pertama kalinya dalam lebih dari seabad. Kemajuan ini terjadi di tengah perang di Iran yang mengganggu 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Analisis tersebut menunjukkan munculnya 'era listrik' yang didorong oleh energi terbarukan.
Dilaporkan oleh AI
Japanese Prime Minister Sanae Takaichi met IEA Executive Director Fatih Birol on Wednesday, requesting preparations for an additional coordinated oil stockpile release to hedge against a prolonged Middle East conflict. Birol said the agency is ready to proceed if necessary.