Sejarah Indonesia
Hari Ibu 2025 diperingati dengan makna historis dan penghargaan
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Hari Ibu di Indonesia dirayakan pada 22 Desember 2025, memperingati Kongres Perempuan Indonesia pertama tahun 1928 di Yogyakarta. Perayaan ini menekankan peran politik perempuan sekaligus apresiasi atas pengorbanan ibu dalam keluarga. Berbagai cara seperti pemberian kado sederhana dan ucapan penuh makna menjadi bagian dari peringatan tahun ini.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menilai mantan Presiden Soeharto dan Abdurrahman Wahid layak mendapat gelar pahlawan nasional karena kontribusi besar mereka bagi negara. Pernyataan ini disampaikan Gibran usai meninjau Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Nama keduanya termasuk dalam 49 calon pahlawan yang diserahkan Dewan GTK kepada Presiden Prabowo Subianto.
Dilaporkan oleh AI
Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh menyatakan bahwa setiap mantan presiden yang telah tiada layak diangkat sebagai pahlawan nasional atas perjuangan dan pengorbanan mereka. Pernyataan ini disampaikan di Jakarta pada Rabu, sambil mengajak bangsa bersatu menghargai pemimpin masa lalu. Dukungan serupa juga datang dari Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi untuk Soeharto dan Gus Dur.