Maroko
CAF mencopot gelar juara AFCON 2025 dari Senegal, memberikan kemenangan kepada Maroko; Singa mengajukan banding ke CAS karena para pemain menolak medali
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
CAF telah mendiskualifikasi Senegal dari gelaran AFCON 2025 setelah pertandingan final yang kontroversial melawan tuan rumah Maroko, yang menyatakan kemenangan 3-0 untuk Singa Atlas. Federasi Senegal akan menggugat keputusan tersebut di Pengadilan Arbitrase Olahraga, sementara para pemain termasuk Idrissa Gueye menolak untuk mengembalikan medali. Pemerintah menuntut penyelidikan independen atas keputusan tersebut dan potensi korupsi.
Senegal berencana untuk memamerkan trofi Piala Afrika mereka sebelum pertandingan melawan Peru, sebagai bentuk penolakan atas keputusan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) yang memberikan gelar tersebut kepada Maroko. Kepala sepak bola Abdoulaye Fall menyebut keputusan tersebut sebagai 'perampokan administratif paling terang-terangan' dalam sejarah olahraga. Negara tersebut telah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dan menuntut penyelidikan atas dugaan korupsi.
Dilaporkan oleh AI
Satu minggu setelah CAF memberikan gelar Piala Afrika 2025 kepada Maroko dan mencabutnya dari Senegal menyusul partai final yang kontroversial, Federasi Sepak Bola Senegal secara resmi mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). CAS mengonfirmasi bahwa proses hukum sedang berlangsung, tanpa jadwal pasti di tengah tantangan hukum olahraga internasional yang kompleks.
Maroko meraih kemenangan 2-0 atas Kamerun di perempat final Piala Negara Afrika 2025 di Rabat, melaju ke semifinal berkat gol Brahim Díaz dan Ismael Saibari. Tuamain dominer melalui situasi mati, sementara Kamerun kesulitan menembus pertahanan kokoh. Kemenangan ini memperpanjang performa kuat Maroko sebagai tuan rumah.
Dilaporkan oleh AI
The quarterfinals of the 2025 Africa Cup of Nations promise intense matchups among continent's soccer giants. Heavyweights like Senegal, Egypt, Ivory Coast, Nigeria, Algeria, Morocco and Cameroon advance after strong round-of-16 performances. Seven of the eight teams are former champions, setting the stage for potential finals.
Tim nasional wanita futsal Filipina menderita kekalahan 3-2 dari Maroko pada pertandingan kedua Grup A di Piala Dunia FIFA Futsal Wanita 2025 pada malam Senin di Pasig City. Meskipun unggul 2-0 di awal, Filipina5 tidak bisa menahan perlawanan Maroko, yang memastikan eliminasi dini dari turnamen. Kekalahan ini membuat Filipina memiliki rekor 0-0-2 dan selisih gol -7.
Dilaporkan oleh AI
A 39-year-old Swedish man has been detained on probable cause suspected of very serious drug offenses after extradition from Morocco to Sweden. He arrived at Arlanda on Wednesday evening and was detained at Norrtälje District Court on Friday. The investigation concerns a cocaine purification facility involving large quantities of black cocaine.
CAF memberikan gelar AFCON 2025 kepada Maroko setelah Senegal gugur
24 Februari 2026 09.18UEA berencana desa wisata besar di wilayah Sahara Maroko
19 Februari 2026 23.23Agadir hosts Morocco's first international padel tournament
19 Februari 2026 18.51Peneliti mengembangkan peta hotspot kalajengking mematikan
18 Januari 2026 15.32Senegal raih gelar AFCON di perpanjangan waktu di tengah kekacauan final
03 Januari 2026 01.19FIFA dikabarkan memfavoritkan Maroko sebagai tuan rumah Piala Dunia Antarklub 2029
01 Januari 2026 05.57AFCON 2025 reaches knockout stage with heavyweights
29 Desember 2025 09.48Maroko kalahkan Zambia 3-0 dan menang Grup A AFCON
20 Desember 2025 14.13Maroko jadi tuan rumah Komoros di pembuka AFCON 2025
15 Desember 2025 13.23Semifinalis Piala Arab tingkatkan persiapan Piala Dunia di Qatar