Fisika Matahari
Para peneliti telah menangkap bukti langsung pertama dari gelombang Alfvén torsional berskala kecil di korona Matahari, yang berpotensi menjelaskan panas ekstremnya. Menggunakan Teleskop Surya Daniel K. Inouye di Hawaii, tim mengamati gelombang magnetik ini berputar melalui atmosfer surya. Penemuan ini, yang diterbitkan pada 24 Oktober di Nature Astronomy, memvalidasi teori yang berasal dari tahun 1940-an.
Dilaporkan oleh AI
Peneliti di Institut Astronomi Universitas Hawaiʻi telah memecahkan misteri mengapa hujan matahari terbentuk begitu cepat selama letusan matahari. Penelitian mereka mengungkapkan bahwa perubahan kelimpahan unsur, seperti besi, memungkinkan pendinginan plasma yang cepat di korona Matahari. Terobosan ini dapat meningkatkan prediksi dampak cuaca luar angkasa terhadap Bumi.