Spintronik
Peneliti temukan gesekan magnetik nirsentuh
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Para ilmuwan di University of Konstanz telah mengidentifikasi jenis gesekan luncur baru yang terjadi tanpa kontak fisik, yang didorong oleh interaksi magnetik. Fenomena ini mematahkan hukum Amontons, sebuah prinsip fisika berusia 300 tahun, dengan menunjukkan puncak gesekan pada jarak tertentu alih-alih meningkat secara stabil seiring dengan beban. Temuan ini diterbitkan dalam jurnal Nature Materials.
Para ilmuwan di University of Basel dan ETH Zurich telah membalikkan polaritas feromagnet khusus dengan sinar laser terfokus, tanpa memanaskan material tersebut. Pencapaian ini, yang dirinci dalam Nature, menggabungkan interaksi elektron, topologi, dan kontrol dinamis dalam satu eksperimen. Metode ini mengisyaratkan sirkuit elektronik berbasis cahaya di masa depan pada chip.
Dilaporkan oleh AI
Peneliti di BESSY II telah memverifikasi secara eksperimental bahwa rantai fosfor yang dirakit sendiri pada permukaan perak menunjukkan sifat elektronik satu dimensi yang sebenarnya. Dengan memisahkan sinyal dari rantai yang selaras dalam arah berbeda, tim mengungkap struktur elektron satu dimensi yang khas dari setiap rantai. Temuan menunjukkan bahwa meningkatkan kepadatan rantai dapat mengubah material dari perilaku semikonduktor menjadi perilaku logam.
Peneliti di Universitas Konstanz telah mengembangkan teknik untuk mengubah sifat magnetik material menggunakan denyut laser, secara efektif mengubah satu material menjadi material lain pada suhu kamar. Dengan merangsang pasangan magnon dalam kristal hematit umum, metode ini memungkinkan kontrol non-termal terhadap keadaan magnetik dan transmisi data potensial pada kecepatan terahertz. Terobosan ini dapat memungkinkan studi efek kuantum tanpa pendinginan ekstrem.
Dilaporkan oleh AI
Peneliti di Universitas Buffalo telah memperluas aproksimasi Wigner yang dipotong untuk mensimulasikan sistem kuantum kompleks pada laptop biasa, melewati kebutuhan superkomputer. Kemajuan ini, yang dirinci dalam studi September di PRX Quantum, menyederhanakan dinamika kuantum untuk aplikasi dunia nyata. Metode ini menargetkan dinamika spin dissipatif, membuat fisika lanjutan dapat diakses oleh lebih banyak ilmuwan.