Kebijakan Visa
AS meluncurkan FIFA PASS untuk prioritas visa Piala Dunia 2026
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Amerika Serikat telah memperkenalkan FIFA Priority Appointment Scheduling System, yang dikenal sebagai FIFA PASS, untuk membantu penggemar internasional mengamankan wawancara visa menjelang Piala Dunia FIFA 2026. Program sukarela ini menargetkan pemegang tiket dari negara dengan waktu tunggu visa yang panjang, sambil mempertahankan pemeriksaan keamanan standar. Inisiatif ini bertujuan memfasilitasi perjalanan lancar untuk turnamen tersebut, yang akan menjadi tuan rumah bersama oleh AS dengan Kanada dan Meksiko.
Bulgaria telah mencapai perjalanan bebas visa ke 177 negara dan wilayah, meningkatkan mobilitas global bagi warganya. Perkembangan ini sejalan dengan upaya negara-negara termasuk Luksemburg, Denmark, China, Filipina, Namibia, dan Brasil untuk mempromosikan perjalanan internasional yang lebih lancar. Perubahan ini mendukung lonjakan pariwisata keluar di berbagai benua.
Dilaporkan oleh AI
Korea Selatan telah memperkenalkan kebijakan perjalanan bebas visa untuk wisatawan Indonesia guna menyederhanakan masuk dan meningkatkan pariwisata. Inisiatif ini memungkinkan kelompok kecil orang Indonesia mengunjungi tanpa aplikasi visa sebelumnya, bertujuan menarik lebih banyak pengunjung global. Kebijakan ini mendukung tujuan Seoul mencapai 30 juta wisatawan tahunan dengan meningkatkan aksesibilitas ke atraksi budaya dan alam negara tersebut.
Sudanese refugees in Ethiopia are facing 300-dollar monthly fines for visa extensions amid war and income shortages. Ethiopia has hosted over 100,000 Sudanese since the conflict erupted. Officials charge 100 dollars for extensions and impose 300-dollar penalties for overstays, worsening their humanitarian challenges.
Dilaporkan oleh AI
Ethiopia's Immigration and Citizenship Service has regularized over 36,000 foreign nationals who overstayed their visas. This effort encourages visitors from various countries to comply with the law. Director General Salawit Dawit noted that sector reforms are building national capacity.