Bulgaria memperluas akses bebas visa ke 177 negara

Bulgaria telah mencapai perjalanan bebas visa ke 177 negara dan wilayah, meningkatkan mobilitas global bagi warganya. Perkembangan ini sejalan dengan upaya negara-negara termasuk Luksemburg, Denmark, China, Filipina, Namibia, dan Brasil untuk mempromosikan perjalanan internasional yang lebih lancar. Perubahan ini mendukung lonjakan pariwisata keluar di berbagai benua.

Pada 26 Februari 2026, laporan menyoroti akses bebas visa baru Bulgaria ke 177 destinasi, menandai langkah penting dalam kebebasan perjalanan internasional. Perluasan ini memungkinkan pemegang paspor Bulgaria mengunjungi negara-negara di Eropa, Asia, Afrika, Amerika, dan Oseania tanpa persyaratan visa sebelumnya, mendorong pariwisata dan pertukaran budaya yang lebih mudah. Pergeseran kebijakan ini mengintegrasikan Bulgaria ke dalam inisiatif global yang lebih luas yang bertujuan meningkatkan mobilitas. Negara-negara seperti Luksemburg, Denmark, China, Filipina, Namibia, dan Brasil merupakan bagian dari tren ini, yang mendorong hubungan diplomatik dan pertumbuhan pariwisata. Bagi pelancong Bulgaria, akses ini menyederhanakan perjalanan ke berbagai wilayah: situs kuno dan kota modern di Asia, pengalaman safari di Afrika, liburan pantai di Karibia, ibu kota bersejarah di Eropa, dan petualangan pulau di Oseania. Destinasi spesifik termasuk Singapura, Jepang, dan Thailand di Asia; Afrika Selatan, Kenya, dan Maroko di Afrika; Kanada, Brasil, dan Meksiko di Amerika; serta Prancis, Italia, dan Yunani di Eropa. Wilayah transkontinental seperti Turki dan Mesir, bersama dengan teritori seperti Aruba dan Polinesia Prancis, semakin memperluas pilihan. Kerangka ini mendukung berbagai jenis perjalanan, mulai dari liburan kota dan kapal pesiar hingga ekowisata dan perjalanan bisnis. Bandara utama Bulgaria, termasuk Sofia, Varna, dan Burgas, mengalami peningkatan lalu lintas keluar. Bandara Sofia berfungsi sebagai pusat utama dengan koneksi jarak jauh yang ditingkatkan, sementara Varna dan Burgas menangani lebih banyak rute rekreasi. Peningkatan infrastruktur, seperti check-in digital dan keamanan yang diperluas, mengakomodasi volume penumpang yang meningkat, berkontribusi pada manfaat ekonomi di penerbangan dan pariwisata. Secara keseluruhan, akses bebas visa ke 177 negara menempatkan Bulgaria sebagai pemain yang lebih aktif dalam ekonomi pariwisata global, memungkinkan perjalanan spontan dan multi-destinasi tanpa hambatan birokratis.

Artikel Terkait

South Korean visitors to China have surged following the extension of a unilateral visa-free policy allowing 30-day stays, reaching 3.16 million in 2025, up 36.9 percent from 2024. Dubbed a 'Korean v-blogger influx,' content creators are documenting mainland life, with one saying, 'the window has opened and everyone wants to take a look inside.' January saw over 300,000 arrivals, up 48 percent year-on-year.

Dilaporkan oleh AI

The EU Commission plans restrictive measures for issuing visas to Russian citizens. Eleven member states had previously applied pressure.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak