Warga Inggris didesak periksa paspor dan visa sebelum liburan musim panas

Para pelancong Inggris disarankan untuk memverifikasi masa berlaku, kondisi, dan persyaratan visa paspor mereka jauh-jauh hari sebelum liburan musim panas karena peraturan perjalanan baru yang akan datang. Perubahan pasca-Brexit mencakup aturan lebih ketat mengenai kedaluwarsa paspor dan Izin Perjalanan Elektronik wajib untuk beberapa destinasi. Kegagalan mempersiapkan diri bisa mengakibatkan penolakan masuk atau gangguan penerbangan.

Menjelang liburan musim panas, warga Inggris menghadapi aturan perjalanan terbaru akibat Brexit yang menuntut persiapan teliti dokumen perjalanan. Pihak berwenang menekankan pentingnya memeriksa tanggal kedaluwarsa paspor, kondisi fisik, dan kebutuhan visa untuk mencegah masalah mendadak. Untuk perjalanan ke Eropa, paspor harus tetap berlaku setidaknya tiga bulan setelah tanggal kepulangan yang direncanakan. Meskipun beberapa paspor Inggris berlaku hingga 10 tahun sembilan bulan, aturan Uni Eropa membatasi masa berlaku tepat 10 tahun sejak penerbitan. Beberapa negara non-Eropa mensyaratkan masa berlaku enam bulan sejak masuk. Pelancong juga harus memastikan setidaknya dua halaman kosong untuk stempel dan visa; pengunjung sering mungkin memilih paspor jumbo 54 halaman Inggris. Kerusakan menjadi risiko lain: paparan air yang menyebabkan tinta luntur atau halaman memudar, halaman hilang, atau laminasi mengelupas pada paspor lama dapat menyebabkan penolakan di perbatasan atau bandara. Paspor anak, yang hanya berlaku lima tahun tidak seperti 10 tahun untuk dewasa, memerlukan pemeriksaan serupa dari orang tua. Pasca-Brexit, pelancong Inggris ke negara-negara yang sebelumnya bebas visa kini memerlukan Izin Perjalanan Elektronik (ETA) dalam banyak kasus. Untuk destinasi lain, aplikasi visa harus dimulai lebih awal, karena waktu pemrosesan bervariasi dan beberapa memerlukan kunjungan kedutaan. Pemerintah Inggris menyarankan berkonsultasi dengan situs web saran perjalanan mereka untuk persyaratan terbaru. Dengan menangani detail ini sekarang, warga Inggris dapat menghindari penundaan dan memastikan liburan yang lebih lancar di tengah regulasi yang terus berkembang.

Artikel Terkait

New Zealand's outbound tourism has rebounded strongly in 2025, reaching about 3.11 million travelers by year's end. The country's passport, ranked sixth in the 2026 Henley Passport Index, allows visa-free or easy access to 183 destinations worldwide. This mobility supports both leisure and business travel, driven by cultural ties and simplified entry rules.

Dilaporkan oleh AI

Canada has released an urgent travel advisory affecting popular destinations including Mexico, Brazil, Denmark, El Salvador, Germany, Spain, and Turkey. The advisory highlights rising security risks, changes in visa policies, and stricter ID verification measures. Travelers are urged to exercise caution due to concerns over political instability, terrorism, and organized crime.

Colombia's new passport model took effect on April 1, 2026, in a progressive rollout over ten years. Existing passports remain valid until their expiry date, with no immediate renewal required. The initiative aims to increase national autonomy in production by reducing reliance on foreign suppliers.

Dilaporkan oleh AI

Fana Media Corporation has outlined the information required for voter registration in Ethiopia. This guide details various verification documents and special circumstances. It aims to ensure a smooth registration process for voters.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak