El Niño resmi dimulai dengan peluang terjadinya peristiwa super

Agensi cuaca global telah menyatakan bahwa El Niño telah dimulai di Pasifik tropis. Berbagai model menunjukkan peluang 63 persen fenomena ini akan menjadi El Niño yang sangat kuat atau super.

National Oceanic and Atmospheric Administration AS dan Japan Meteorological Agency sama-sama mengumumkan permulaan fenomena ini setelah suhu permukaan laut di Pasifik tengah-timur melampaui 0,5°C di atas normal selama bulan lalu. Model iklim memproyeksikan kondisi ini akan terus berlanjut setidaknya selama enam bulan ke depan.

Matthew Rosencrans dari National Weather Service milik NOAA mencatat adanya anomali angin barat di wilayah selatan Hawaii, yang mengurangi angin pasat dan memungkinkan pergeseran air hangat ke arah timur. Adam Scaife dari UK Met Office menggambarkan peristiwa ini kemungkinan sebagai salah satu yang terkuat yang pernah tercatat.

Suhu diperkirakan akan mencapai puncaknya pada musim dingin ini dan berlanjut hingga 2027, yang menambah tren pemanasan global. Pola ini meningkatkan kemungkinan kondisi yang lebih basah di California selatan dan cuaca yang lebih kering di beberapa bagian Asia Tenggara dan Afrika Tenggara.

Artikel Terkait

The oceanic phenomenon known as El Niño has officially begun, according to U.S. weather forecasters. Meteorologists warn it could become the strongest of the century and drive extreme weather that disrupts agriculture worldwide.

Dilaporkan oleh AI

Scientists forecast an 80 percent likelihood that an El Niño will form by September, with most models pointing to a moderate event. Some simulations indicate the possibility of a much stronger episode. Global warming is expected to intensify the effects of any such occurrence.

Ideam raised the probability of El Niño conditions to 82 percent for the May-June-July quarter, with strong or very strong intensity expected.

Dilaporkan oleh AI

NASA and European partners have tracked a large pulse of warm water moving across the Pacific Ocean toward South America. The observation, captured by the Sentinel-6 Michael Freilich satellite, raises the possibility that El Niño conditions could develop later this year.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak