Adobe meningkatkan Acrobat dengan fitur AI baru untuk PDF

Adobe telah memperkenalkan empat alat AI generatif baru ke suite Acrobat-nya, membangun atas fitur PDF Spaces tahun lalu. Pembaruan ini memungkinkan pengguna membuat presentasi dan podcast dari dokumen, menyederhanakan pengeditan, dan meningkatkan kolaborasi. Peningkatan ini bertujuan menghemat waktu, terutama bagi siswa dan profesional yang menangani volume materi besar.

Pada Agustus 2025, Adobe meluncurkan Acrobat Studio, memperkenalkan PDF Spaces—pusat di mana pengguna dapat mengunggah hingga 100 dokumen untuk ringkasan bertenaga AI. Pada 21 Januari 2026, perusahaan memperluas kemampuan ini dengan empat fitur AI generatif baru di Adobe Acrobat, Acrobat Studio, dan Adobe Express. Salah satu penambahan kunci memungkinkan pengguna menghasilkan presentasi langsung dari file di PDF Space. AI pertama-tama menghasilkan kerangka, diikuti opsi desain profesional. Pengguna kemudian dapat mengedit teks, menukar gambar, atau membuat perubahan lain tanpa meregenerasi seluruh slide. Presentasi yang selesai dapat dibagikan untuk penyesuaian kolaboratif. Kolaborasi dalam PDF Spaces juga disederhanakan, memungkinkan undangan bagi orang lain untuk menambahkan file dan meninggalkan catatan. Pengeditan menjadi lebih intuitif, mendukung selusin perintah bahasa alami untuk tugas seperti menambahkan teks, komentar, gambar, dan tanda tangan elektronik. Bagi mereka yang lebih suka metode tradisional, Adobe telah memperbarui bagian Bantuan dengan panduan langkah demi langkah. Terinspirasi dari NotebookLM milik Google, Acrobat sekarang memungkinkan pengguna membuat podcast audio dari PDF Spaces. Fitur ini menghasilkan percakapan antara dua pembawa virtual yang membahas materi yang diunggah, menyediakan cara menarik untuk merangkum konten. Adobe melaporkan adopsi kuat terhadap alat AI-nya, mencatat penghematan waktu yang signifikan. Siswa khususnya menghargai kemampuan untuk merangkum materi kuliah dengan kutipan bawaan untuk verifikasi. Pembaruan ini menempatkan Acrobat sebagai alat yang lebih serbaguna dalam alur kerja berbasis AI.

Artikel Terkait

Smartphone screen showing Spotify's new AI-powered prompted podcast playlists feature, with a custom user prompt and generated playlist.
Gambar dihasilkan oleh AI

Spotify launches AI-powered prompted playlists for podcasts

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Spotify has rolled out an AI feature that generates personalized podcast playlists based on user prompts. The update, available now to premium subscribers in select countries, builds on a similar tool previously introduced for music. It aims to help listeners discover new shows and revisit older episodes.

Building on its January AI enhancements and PDF Spaces feature, Adobe has introduced Student Spaces in Acrobat, an AI-powered tool designed for college students to create personalized study materials ahead of finals. Users upload course materials, and the AI generates study guides, flashcards, quizzes, podcasts, video overviews, presentations, mind maps, and lesson plans, with citations from the source content for accuracy.

Dilaporkan oleh AI

Adobe has announced Firefly AI Assistant, a chat-based tool that handles complex multi-step workflows across applications like Photoshop, Premiere, Illustrator and Lightroom. The assistant reduces barriers for less experienced users while keeping professionals in control, Adobe says. It enters public beta in the coming weeks.

Snapchat has introduced AI Clips, a new feature that turns a single photo into a 5-second AI-generated video. Available to Lens Plus subscribers, it allows users to place themselves in various AI-generated scenarios created by developers. The tool launched via a news release on Tuesday.

Dilaporkan oleh AI

OpenAI has introduced ChatGPT Library, allowing paid users to store, search and retrieve files uploaded or created within the AI chatbot. The feature automatically saves documents from chats and provides a central searchable hub. Access requires a Plus, Pro or Business subscription costing at least $20 per month.

YouTube announced changes to make labels on AI-generated videos more prominent and will begin automatically detecting such content. The updates apply to photorealistic videos and will roll out starting this month.

Dilaporkan oleh AI

Sony executives detailed new uses for generative AI during the company's earnings call on May 8. PlayStation CEO Hideaki Nishino described tools that speed up animation and personalization on the platform. The remarks came alongside forecasts of lower PS5 sales due to memory shortages.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak