Instaler Adobe Photoshop 2025 kini berfungsi pada sistem Linux melalui versi Wine yang ditambal. Perkembangan ini memungkinkan pengguna Linux melanjutkan instalasi menggunakan perangkat lunak kompatibilitas. Phoronix melaporkan kemajuan ini dalam kemampuan grafis open source dan Linux desktop.
Adobe Photoshop 2025, alat pengeditan gambar yang banyak digunakan, kini memiliki installer yang kompatibel dengan sistem operasi Linux. Kompatibilitas ini dicapai melalui versi Wine yang dimodifikasi, lapisan kompatibilitas open source yang memungkinkan aplikasi Windows berjalan di Linux dan sistem POSIX lainnya. Phoronix, situs yang fokus pada ulasan perangkat keras Linux dan grafis open source, mengumumkan pembaruan ini. Wine yang ditambal mengatasi hambatan instalasi sebelumnya, menandai langkah maju bagi pengguna Linux yang mencari akses ke perangkat lunak profesional seperti Photoshop tanpa dukungan asli. Meskipun fungsionalitas penuh Photoshop 2025 di Linux belum dikonfirmasi dalam laporan, keberhasilan menjalankan installer menunjukkan kemajuan dalam menjembatani perangkat lunak proprietary dengan lingkungan open source. Peran Wine menyoroti upaya berkelanjutan komunitas Linux untuk meningkatkan kegunaan desktop dan kinerja untuk aplikasi kreatif. Berita ini selaras dengan tren lebih luas dalam benchmarking Linux dan sumber daya how-to, seperti yang diliput Phoronix, yang menguji perangkat keras Ubuntu dan Phoronix Test Suite untuk kinerja Linux desktop.