AMD bersiap meluncurkan komputer pribadi pertamanya, Ryzen AI Halo, pada 2026. Perangkat ini bertujuan menyaingi mini PC DGX Spark milik Nvidia dengan kemampuan kuat dalam pemrosesan AI lokal. Perangkat tersebut menjanjikan pengelolaan beberapa layar dan tugas AI secara efisien.
Masuknya AMD ke pasar komputer pribadi menandai langkah penting bagi pembuat chip ini, yang secara tradisional fokus pada prosesor daripada sistem lengkap. Ryzen AI Halo, yang dijadwalkan diluncurkan pada 2026, menargetkan beban kerja AI lokal berkinerja tinggi, menempatkannya langsung melawan mini PC DGX Spark milik Nvidia. Menurut laporan, Ryzen AI Halo akan unggul dalam menangani beberapa layar bersamaan dengan pekerjaan AI lokal simultan, memberikan kecepatan dan efisiensi. Ambisi ini menggarisbawahi dorongan AMD menuju komputasi berbasis AI, di mana pemrosesan di perangkat mengurangi ketergantungan pada infrastruktur cloud. Perkembangan ini mencerminkan persaingan yang semakin ketat di ruang perangkat keras AI, dengan AMD dan Nvidia bersaing untuk dominasi di sistem kompak dan bertenaga. Meskipun detail spesifikasi masih terbatas, fokus pada kinerja AI lokal masif menunjukkan bahwa Ryzen AI Halo bisa menarik profesional yang membutuhkan solusi AI yang tangguh dan portabel. Berdasarkan pengumuman awal 2026, peluncuran ini mewakili langkah berani AMD untuk mendiversifikasi di luar CPU dan GPU menuju penawaran PC lengkap.