Arsenal meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Aston Villa pada 30 Desember, meskipun tanpa gelandang kunci Declan Rice. Pertandingan menonjolkan dominasi Arsenal, terutama setelah Amadou Onana dari Aston Villa terpaksa keluar di babak pertama karena cedera. Hasil ini menonjol sebagai penampilan kuat melawan salah satu tim papan atas liga.
Arsenal menghadapi Aston Villa dalam pertemuan Premier League pada Kamis, 30 Desember, tanpa pemain bintang mereka Declan Rice. The Gunners tetap mengalahkan lawan mereka, meraih kemenangan 4-1 yang menggarisbawahi ambisi juara mereka. Aston Villa memulai secara kompetitif, menekan ke depan dan menantang lini tengah Arsenal, dengan Onana terbukti sangat efektif di babak pertama dengan menembus garis-garis tim tuan rumah. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang kontribusi bertahan Martin Zubimendi dalam susunan Arsenal.
Pertandingan berubah secara dramatis pada babak pertama ketika Onana, penampil terbaik Villa, mengalami cedera dan harus meninggalkan lapangan. Tanpa dia dan Boubacar Kamara, lini tengah Villa menjadi rentan. Ollie Watkins melewatkan peluang jelas di awal, dan Arsenal memanfaatkannya dengan memotong area terbuka. Leandro Trossard bersinar untuk tuan rumah, mencetak gol dan memberikan assist, sementara Martin Odegaard menunjukkan performa mendekati puncaknya. Sebaliknya, Gyokores milik Arsenal kesulitan berintegrasi dengan permainan menyerang tim, dan Jadon Sancho berkontribusi sedikit.
Bagi Aston Villa, babak kedua mengungkap kelemahan bertahan, dengan lini belakang dan kiper Emiliano Martinez berulang kali dilindas. Pemain seperti Jacob Rogers tampil di bawah performa, tidak mampu mempertahankan momentum sebelumnya. Kekalahan ini datang setelah tren kuat Villa baru-baru ini, menjadikannya kemunduran. Kemenangan ini memberikan momentum bagi Arsenal, berpotensi meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk merebut gelar liga setelah persaingan ketat. Pertandingan yang dimainkan di markas Arsenal menekankan kemampuan The Gunners untuk beradaptasi dan mendominasi bahkan saat tidak dalam kondisi penuh.